Anggaran Makan Minum Diusut Kejati, Dirut RSUD Makassar Pilih Bungkam | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Anggaran Makan Minum Diusut Kejati, Dirut RSUD Makassar Pilih Bungkam

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) ternyata diam-diam tengah melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan anggaran makan-minum, tahun 2017-2018 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.

Penyelidikan kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyelahgunaan pengelolaan anggaran di RSUD Kota Makassar. Sehingga, pihak Kejati Sulsel langsung menindaklanjuti dengan dilakukan penyelidikan.

Saat dikonfirmasi via WhatshAap, Rabu (28/5/2019), Kepala Rumah Sakit RSUD Daya, dr. Ardin Sani memilih bungkam dan enggan menjawab pertanyaan wartawaan.

Dikerahui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin membenarkan perihal tersebut.

Dia mengatakan bahwa pihaknya kini tengah membentuk tim dari Intelijen untuk mengumpulkan data dan keterangan dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

“Sprinliknya sudah ada. Dan sementara ini tim yang telah terbentuk, tengah pulbaket dan puldata lebih dulu,” kata Salahuddin.

“Diduga terjadi permainan dalam proses tender makan minum di RSUD Daya, karna hanya itu terus saja. Intinya timnya sudah ada dan sudah bekerja, untuk agendanya nanti kita sampaikan,” jelasnya.

Rumah Sakit milik pemerintah Kota Makassar ini diduga terjadi adanya persengkokolan dalam proses tender makan minum di RSUD Daya, Kota Makassar. Sehingga, dalam proses lelang tender itu diduga terindikasi terjadinya tindakan perlawanan hukum. (Rusdi)

BAGIKAN:
Comments

Trending