Jemaah An Nadzir Lebaran Hari Ini | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Jemaah An Nadzir Lebaran Hari Ini

Published

on

Makassartoday.com, Gowa – Ratusan jemaah An Nadzir, Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan ibadah Salat Ied, Senin (3/6/2019).

Perayaan hari Idul Fitri oleh jemaah An Nadzir lebih cepat dua hari dari penetapan pelaksanaan Idul Fitri Idul Fitri 2019, 1 Syawal 1440 H oleh pemerintah, yakni Rabu (5/6/2019) lusa.

Khatib Ansekaligus penceramah uztad Samirudin Pademmui mengimbau jamaah An Nadzir untuk meningkatkan kesabaran.

“Tak banyak orang di luar sana selain dari aliran An Nadzir menganggap bahwa ajaran kita sesat. Meski demikian, tidak boleh terpancing, atau pun marah, ini sesuai dengan ajaran rasulullah,” imbuhnya saat memberi khotbah.

Menurutnya, ajaran An Nadzir sudah sesuai dengan kaidah, karena berpedoman pada Al Quraan dan Hadist.

“Kita tidak boleh memusuhi mereka. Cukup hadapi dengan sabar sesuai ajaran nabi Muhamad SAW,” katanya.

Ia juga menceritakan, telah beberapa kali TNI dan Polisi menggeleda kampung An Nadzhir. Hal tersebut, karena tuduhan terorisme, akan tetapi tidak pernah terbukti jika An Nadzhir masuk dalam jaringan teroris.

alterntif text

Ia menegaskan, An Nadzhir bukan bagian dari terorisme. Melainkan sebuah, ajaran yang menegakkan perintah Allah SWT dan ajaran Nabi besar Muhamad Saw .

Ketua dewan pengawas, penanggung jawab, pendidikan dan pembangunan itu juga mengatakan, tidak banyak yang menyelesaikan jenjang studinya.

“Mulai dari mahasiswa S1, S2, S3 dan mahasiswa dari luar datang ke kampung An Nadzir, kerena ingin belajar, tentang alat ukur waktu An Nadzir dalam menentukan waktu ibadah,” ucapnya.

Diketahui An Nadzir menetapkan 1 syawal jatuh pada hari ini. Hal tersebut setelah timnya mengamati bulan purnama sempurna ke-15.

Selain mengamati bulan purnama sempurna, fenomena alam menjadi tanda datangnya 1 syawal. Seperti keadaan air pasang surut di laut.

“Purnama itu ada tiga. 13, 14, 15 biasanya purnama ke 15 yang paling sempurna. Setelah purnama 15 kita gunakan lagi rumus lainnya, misalnya berapa menit terbit purnama setelah fajar sidik, kemudian kita amati pasang surut air laut dan kita sudah minta informasi dari jama’ah An Nadzir yang tinggal dipinggir laut,” tuturnya. (Hajji Taruna)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending