Kasus Pengadaan Kapal Latih, Polisi Jadwalkan Pemanggilan None | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kasus Pengadaan Kapal Latih, Polisi Jadwalkan Pemanggilan None

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tim Penyidik Unit Tindak Pidana korupsi (Tipikor) Polrestabes Makassar berencana mengagendakan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo atau akrab disapa None.

“Dia (None) sedang kita jadwalkan untuk pemanggilan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko via pesan singkat, Kamis (13/6/2019)

Meski demikian pihaknya belum dapat membeberkan kapan jadwal pasti pemanggilan terhadap adik kandung mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo itu.

“Masih kita bicarakan dengan tim penyidik untuk waktunya,” jelas Indratmoko.

Ia mengatakan saat ini status penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di lingkup Sulsel resmi telah ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan.

Baca Sebelumnya : Terindikasi Korupsi, Polisi Sita 8 Unit Kapal Latih SMK Disdik Sulsel

Hal tersebut, kata dia, bukan serta merta. Melainkan telah melalui beberapa proses hingga dinyatakan layak untuk ditingkatkan ke tahap selanjutnya.

“Kita naikkan status ke tahap penyidikan karena dirasa cukup bukti untuk ditingkatkan dan ada pidananya,” tutur Indratmoko.

Adapun saksi-saksi yang telah diambil keterangannya pada tahap penyelidikan mencapai belasan orang dan pada tahap penyidikan total 5 orang saksi. Diantaranya ada panitia lelang dan tim teknis.

Sementara pihak yang berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek tersebut hingga saat ini belum menghadiri pemanggilan dan rencana akan dijadwalkan ulang.

“Saat ini tim penyidik juga sedang menunggu hasil dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta untuk menghitung potensi kerugian negara,” kata Indratmoko.

Sebelumnya, Tim Penyidik Tipikor Polrestabes Makassar sempat memasang garis polisi terhadap 8 unit kapal latih milik Disdik Sulsel yang sedang berada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Untia, di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Kapal latih yang disegel tersebut sebelumnya dikabarkan sudah siap pakai dan diperuntukkan bagi SMK kemaritiman di Sulsel.

Adapun fungsinya, kapal latih tersebut untuk laboratorium maritim pada beberapa sekolah, diantaranya SMK 3 Jeneponto, SMK 2 Bantaeng, SMK 9 Makassar, SMK 3 Bulukumba, dan sejumlah sekolah lainnya di Sulsel.

Pengadaan kapal latih diketahui menggunakan anggaran jenis Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 sebesar Rp32 miliar.

Dimana dalam kontraknya, kapal tersebut menggunakan spesifikasi yang mumpuni diantaranya ruang kemudi beserta fish finder, GPS, radar, kompas, hingga kamar nakhoda. Tak hanya itu, kapal yang dimaksud juga dikabarkan memiliki fasilitas berupa ruangan tidur siswa berkapasitas 10 orang.

Tak sampai disitu, fasilitas lainnya dari kapal tersebut yakni pada lambungnya. Dimana telah disiapkan cold storage berkapasitas 15 ton ikan dan memiliki tiga mesin. Mesin utama berkekuatan 6 selinder yang membuatnya mampu melaju dengan kecepatan 2 knot.

Kemudian kapal tersebut juga telah disiapkan tiga jenis alat tangkap ikan untuk melatih keterampilan siswa, seperti pukat cincin, long line dan gillnet.

Begitu pun untuk keamanannya, kapal latih tersebut telah disiapkan 25 pelampung dan tabung keselamatan yang dapat digunakan pada saat mengalami kejadian darurat. (AK)

BAGIKAN:
Comments

Trending