Berawal dari Medsos, Gadis 16 Tahun Digilir Empat Pria di Rumah Kosong - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Berawal dari Medsos, Gadis 16 Tahun Digilir Empat Pria di Rumah Kosong

Published

on

Makassartoday.com, Pinrang – Bunga (samaran,red) didampingi pihak keluarga melayangkan laporan ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Pinrang, terkait peristiwa yang dialaminya, Kamis (20/6/2019) kemarin.

Dihadapan petugas, Bunga mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang pria, dimana salah satu dari pelaku ia kenal melalui media sosial (medsos).

Peristiwa yang dialami Bunga terjadi di sebuah rumah tak berpenghuni di Kampung Lampa, Kelurahan Lampa Keccamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel, pada Jumat 14 Juni 2019 sekira pukul 23.00 Wita.

Dalam laporan polisi, awal kejadian bermula saat Bunga janjian bertemu dengan salah satu pelaku, yakni AI (18).

“Korban berkenalan dengan AI lewat Facebook. Dari situ korban dan pelaku ini janjian bertemu untuk jalan-jalan,” jelas Ipda Ahamd dari Tim Crime-Fighters Unit Resmob Polres Pinrang, Jumat (21/6/2019).

Setelah beberapa lama keduanya berkeliling berboncengan menggunakan sepeda motor, pelaku AI kemudian mengajak korban ke rumah kosong yang dijadikan tempat habitat sarang burung walet.

alterntif text

“Di rumah itu, pelaku AI menyuruh korban membuka pakaiannya namun korban menolak, kemudian pelaku memegang kedua tangan korban dan membuka semua pakaian korban secara paksa lalu menyetubuhi korban,” kata Ipda Ahamd mengutip keterangan korban.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, tiba-tiba tiga pria lain yang merupakan rekan pelaku AI juga ikut melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Ketiganya, yakni Il (33), Da (22) serta Su (19). Baik pelaku AI dan tiga rekannya itu dikatahui sebagai buruh bangunan beralamat di Kampung Biring Salo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Setelah menerima laporan korban Tim Crime-Fighters Unit Resmob Polres Pinrang langsung mengamankan keempat pelaku.

Hasil interogasi, tiga pelaku mengaku turut serta melakukan tindak pidana pemerkosaan. Sedangkan satu pelaku lain mengaku hanya meraba bagian sensitif pada tubuh korban.

Kasus ini masih dalam penanganan Unit PPA Polres Pinrang. Sedangkan empat elaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Pinrang guna proses penyidikan lebih lanjut. (Ak/foto: ilustrasi)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending