Inflasi Sulsel Bulan Juni Lebih Rendah Dari Nasional - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

BISNIS

Inflasi Sulsel Bulan Juni Lebih Rendah Dari Nasional

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan menyebut Inflasi Sulsel pada Juni 2019 lebih rendah daripada inflasi Nasional.

Tercatat, inflasi bulanan Sulsel pada Juni 2019 sebesar 0,20 persen lebih rendah daripada inflasi bulan sebelumnya, yakni 0,76 persen dan lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional 0,55 persen.

“Hal ini didukung oleh inflasi bahan makanan yang relatif stabil dan lebih rendah,” ujar Kepala BI Kantor Perwakilan Sulsel, Bambang Kusmiarso, Kamis (4/7/2019).

Sementara itu, kata dia, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, inflasi tahunan Sulsel pada Juni 2019 tercatat 2,98 persen atau lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya 3,74 persen, serta tetap berada dalam sasaran target 3,5±1persen.

“Sedangkan, Inflasi tahunan Sulsel tersebut lebih rendah daripada inflasi Nasional 3,28 persen dan rata-rata 3 tahun sebelumnya 4,31 persen,” ungkapnya.

Kata dia, capaian tersebut sejalan dengan semakin kuatnya peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Sulsel.

“Strategi pengendalian inflasi oleh TPID yang difokuskan pada aspek 4K yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Ekspektasi. Hal ini yang menjadi kunci terjaganya tingkat inflasi di Sulsel,” bebernya.

Adapun beberapa program atau kegiatan pengendalian inflasi yang dilakukan oleh TPID selama Ramadhan dan Idul Fitri antara lain:

1.Penguatan koordinasi dan sinergi pengendalian inflasi di level Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

2.Antisipasi lebih dini terhadap komoditas yang sesuai polanya mengalami inflasi dengan menjaga ketersediaan pasokan antara lain melalui peningkatan pasokan ikan tangkap melalui penaburan benih yang dilakukan 3-4 bulan sebelum Ramadhan dan peningkatan pasokan daging ayam ras melalui ketersediaan DoC yang lebih memadai.

3.Sinergi dan optimalisasi pemanfaatan Smart Truck Inflation Control bersama Bulog dan pelaku usaha serta instansi terkait lainnya.

4.Pelaksanaan sidak dan penetrasi pasar melalui sinergi bersama Satgas Pangan.

5.Pelaksanaan pasar murah di Sulsel.

6.Pengawasan harga komoditas strategis yang secara rutin di pasar tradisional maupun modern.

7.Edukasi masyarakat terkait belanja bijak melalui tokoh agama di Sulawesi Selatan.

8.Pemanfaatan aplikasi pemantauan harga komoditas secara harian baik yang disediakan PIHPS, Dinas Perdagangan Kota Makassar, maupun PD Pasar Raya Makassar.

“Kedepan pengendalian inflasi oleh TPID tetap difokuskan pada aspek 4K. Dengan upaya tersebut, inflasi Sulsel pada tahun 2019 diperkirakan dapat tetap dijaga dalam kisaran yang ditetapkan 3,5±1 persen,” pungkasnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending