Parpol di Parlemen Makassar Mulai Bagun Komunikasi Bentuk Fraksi | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Parpol di Parlemen Makassar Mulai Bagun Komunikasi Bentuk Fraksi

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pasca dilantik, Senin (9/9/2019) kemarin, Partai Politik (Parpol) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mulai saling menjajaki untuk membentuk susunan fraksi.

Ditemui di ruangan Komisi D DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid dari partai PAN mengatakan, saat ini pihaknya masih mebangun komunikasi dengan partai-partai yang kursinya tidak mencukupi.

“Jadi inikan ada empat komisi, jadi kalau saya lima atau enam orang jadi tentu ada yang dua orang satu komisi. Tidak boleh ada satu komisi yang kosong karena mewakili fraksi,” kata Ketua DPD PAN Kota Makassar itu, Selasa (10/9/2019).

Diketahui PAN dalam Pileg 2019 mendapatkan 5 kursi di DPRD Makassar dan masih membutuhkan 1 kursi lagi.

Saat ditanya, ke partai mana saja pihaknya akan menggalang koalisi, Hamzah mengatakan ke semua partai yang tidak memiliki kursi cukup untuk 1 fraksi.

“Bukan hanya Berkarya kalau komunikasi, saya komunikasi ke semua partai-partai yang tidak cukup fraksinya, tapi bukan berati saya komunikasi lalui mengajak semua, saya hanya mengajak komunikasi menyatukan pendapat saja,” ungkap Hamzah.

Ia berharap dalam waktu dekat semuanya sudah rampung, mengingat pembahasan anggaran pokok pada tahun 2020 nanti.

“Insaya Allah satu dua hari ini rampung, karena kita mau alat kelengkapan segera terbentuk supaya ada pimpinan defenitif DPRD, terus alat kelengkapan terbentuk dan tatib. Pembahasan anggaran pokok 2020 juga,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Kota Makassar Sementara, Rudianto Lallo berharap agar susunan pembentukan fraksi di DPRD secepat mungkin selesai.

“Sesegarah mungkin, lebih cepat lebih bagus. Yang jelas kita targetkan satu bulan kedepan ini paling lama dua bulan, supaya segera dilantik pimpinan defenitif,” kata Rudianto Lallo saah ditemui di Jalan Boulevard, Makassar.

Lanjutnya, sesuai dengan aturan undang-undang, bahwa tugas pokok Ketua DPRD Sementara hanya ada empat.

Pertama memimpin rapat, kedua memfasilitasi terbentuknya fraksi, ketiga menyusun tata tertib DPR dan yang ke empat memfasilitasi terbentuknya pimpinan defenitif.

“Itu saja selaku pimpinan sementara,” tutup politisi NasDem itu. (Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Comments

Trending