Lakukan Peninjauan Di Pasar Sentral, DPRD Makassar Temukan Sejumlah Kejanggalan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Lakukan Peninjauan di Pasar Sentral, DPRD Makassar Temukan Sejumlah Kejanggalan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar melakukan pinjauan langsung ke New Makassar Mall (Pasar Sentral) guna menindak lanjuti laporan Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM) yang datang di kantor DPRD Makassar kemarin, Rabu (9/10/2019).

“Sebenarnya bukan sidak melainkan datang melihat kondisi karena kemarin itu ada beberapa pedagang datang di DPRD untuk membicarakan keluahan-keluhannya yang ada di Mall Makassar ini. Untuk itu kita turun dengan beberapa Anggota Dewan,” kata Wakil Ketua DPRD Makassar, A Nurhaldin NH saat diwawancara di New Makassar Mall, Kamis (10/10/2019)

Nurhaldin mengatakan dalam kunjugan ini banyak kejanggalan yang ia temukan di New Makassar Mall ini dimana banyak lapak yang ukuranya sangat kecil dan tidak berbanding lurus dengan harga yang di tawakan oleh pihak pengelola dalam hal ini PT. Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR).

“Menag banyak kita lihat, tempat ini memang kurang layak. Beberapa juga eskalator tidak jalan. Kita juga menemui harga yang tidak masuk akal ada yang bilang 1meter itu harganya 120 jutaan,” jelas Putra Nurdin Halid itu.

Dalam waktu dekat, ia mengatakan DPRD Makassar akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan pihak Pemerintah Kota Makassar, pihak Pengelola (MTIR), dan pihak Pedagang.

“Rencana ini hari Rabu (16/10/2019) kita akan gelar RDP karena kita akan telusuri surat terima antara Pemerintah dengan pihak Pengelola (MTIR) dan Pedangan dengan Pengelola untuk mencarikan solusinya sebagaimana tugas kita di DPRD,” pungkasnya.

Semetara Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral (APPS) Makassar, Rustam Nur Andi Patahangi meminta agar nantinya DPRD Makassar menfasilitasi mereka lewat RDP dengan menghadirkan seluruh stakeholder yang terlibat dalam New Makassar Mall.

“Ini sekarang, pembangunan pasar sentral pasca kebakaran MTIR selalu menganggap bahwa ini adalah investasi padahal berdasarkan perjanjian di addendum ke-4 ini adalah kewajibanya,” kata Rustam.

“Namun kami dari pedagang menganggap ini adalah kewajiban pihak MTIR untuk membangun kembali untuk kemudian dikembalikan ke Perintah kota berdasarkan perjanjianya,” sambungnya.

Rustam juga turut menyoroti banyak tempat yang kosong. MTIR dianggap membagun itu tidak berdasarkan ukuran-ukuran yang sebelumnya (Sebelum ada kebakaran) dimana kios yang dibangun sangat kecil sehingga pedagang tidak mau masuk.

“Harapan saya Pemerintah Kota Makassare harus mengambil ali haknya karena ini adalah hak Pemerintah Kota, hak rakyat masyarakat Makassar,” terangnya.

Dari pantauan Reporter Makassartoday.com di lokasi, adapun DPRD Makassar yang turun langsung melakukan peninjauan yakni, Appiaty (Golkar), A. Suharmika (Golkar), A. Wahab Tahir (Golkar), Nurul Hidayat (Golkar), Kasrudi (Gerindra), Imam Muzakkar (PKB), Syamsuddin Raga (Perindo), Kartini (Perindo), Ray Suryadi Arsyad (Demokrat), Galmeria Kondorura (PDIP), dan Alhidayat Samsu (PDIP), Aswar (PKS), Astiah (PKS), Muliati (PPP).

Hingga berita ini diturunkan belum ada Konfirmasi dari pihak MTIR, saat didatangi di kantornya lantai 7 New Makassae Mall tak satupun kariawan yang mau angkat bicara. (Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending