Pembagian AKD di DPRD Makassar Disebut Tak Adil dan Sadis | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Pembagian AKD di DPRD Makassar Disebut Tak Adil dan Sadis

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar dari Partai Perindo, Syamsuddin Raga mengaku kecewa atas putusan unsur pimpinan sementara DPRD Makassar yang tidak adil dalam pembagian Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Bendahara Fraksi Nurani Indonesia Bangkit (NIB) ini menyebut pembagian anggota AKD harusnya dibahas kembali masing-masing fraksi. Sebab dianggap tidak mempertimbangkan unsur pemerataan dan keadilan.

“Apa yang telah ditentukan oleh Ketua Sementara DPRD tentang pembagian AKD ini, menurut saya sangat merugikan teman-teman, apalagi sesama Anggota Dewan,” kata Syamsuddin saat ditemui di Gedung DPRD Makassar, Selasa (15/10/2019).

Syamsuddin menilai, seharusnya semuanya dilibatkan mengingat jumlah anggota fraksi NIB ada enam orang, seperti halnya dengan jumlah kursi di kubu Nasdem, Demokrat, PDIP, dan Golkar.

“Menurut saya betapa sadisnya ini pembagian,” pungkasnya.

alterntif text

Dari kejadian ini, Syamsuddin berharap agar kedua rekanya dimana salah satunya adalah anggota Fraksi PAN juga bisa mendapatkan haknya dalam hal ini dilibatkan dalam pembagian AKD.

Sementara Ketua Fraksi NIB, Muh Yunus juga turut mengungkapkan hal yang sama. Ia megatakan jika sejak awal pembentukan AKD dan non-AKD Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan Dewan, sebenarnya sudah terbagi habis.

“Tapi dalam perkembangan, tiba-tiba ini fraksi kami hanya diberikan lima saja di AKD ini,” ungkap Yunus.

Sebagai ketua Fraksi, Yunus menyebut akan melakukan komunikasi dengan pimpinan DPRD Makassar, Rudiyanto Lallo agar pembagian AKD dilakukan dengan adil dan merata. 

“Kita akan komunikasi dengan pimpinan DPRD kami sekarang minta untuk membicarakan ulang kembali,” ujarnya. 

Saat berita ini di turunkan, Ketua Sementara DPRD Makassar, Rudiyanto Lallo belum memberikan konfirmasi. (Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Comments

Trending