Dajjal, Bos Begal Sadis di Makassar Tumbang Didor Polisi | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Dajjal, Bos Begal Sadis di Makassar Tumbang Didor Polisi

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Unit Opsnal Tamalanrea dipimpim Kanit Res Ipti Amrullah Setiawan berhasil meringkus tiga kawanan pelaku begal sadis yang telah melakukan sejumlah aksi di wilayah Tamalanrea dan Bringkanaya, kota Makassar.

Ketiganya masing-masing, Firmansyah alias Dajjal (20), alamat Jl Pasar Baru Daya, Kelutahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Muh Ikhsan alias Iccang (20), alamat : Jl Manuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya serta Fahrul alias Wakwao (18), alamat Jl Pajjaiyang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, kota Makassar.

Mereka diamankan, Sabtu (19/10/2019) berdasarkan laporan polisi, STPL / 884 / VIII / 2019 / Restabes Makassar / Sek Tamalanrea 28 Agustus 2019, LP/ 269/X/2019/Restabes MKS/Sek Biringkanaya tanggal 9 Oktober 2019 (penganiayaan dan pengrusakan), STPL/ 1014/X/2019/Restabes MKS/Sek Biringkanaya 9 Oktober 2019 (Curas). LP/ 054/X/2019/Restabes MKS/Sek Biringkanaya tanggal 19 Oktober 2019 (pengeroyokan) serta LP/ 267/X/2019/Restabes MKS/Sek Biringkanaya tanggal 09 Oktober 2019 (penganiayaan).

Sebelum diamankan, komplotan begal pimpinan Dajjal terakhir melakukan aksi curas terhadap seorang buruh bangunan dan seorang mahasiswa di Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanea, kota Makassar, pada Rabu 28 Agustus 2019 malam.

“Mereka merupakan komplotan begal sadis yang pernah melakukan aksi kriminal di sejumlah wilayah, salah satunya di Jalan Kapasa Raya,” terang Kanit Res Polsek Tamalanrea, Iptu Amrullah Setiawan, Minggu (20/10/2019).

alterntif text

Dalam peristiwa itu korban mendapat penganiayaan berat, yakni luka tertancap anak panah (busur) di bagian perut dan paha serta luka sayatan pisau dapur pada bagian leher, paha sebelah kiri dan punggung.

Dihadapan petugas, para pelaku mengakui melakukan aksi curas terhadap korban. Adapun pelaku Muh Ikshan alias Iccang melepaskan anak panah arah korban, Firmansyah alias Dajjal menyerang korban dengan pisau dapur, sementara Fahrul alias Wakwao sebagai joki yang menbawa motor merk Vino warna hijau putih.

“Lelaki Firmansyah alias Dajjal juga mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak satu kali di wilayah Biringkanaya dan ikut serta dalam aksi pemarangan secara brutal yang dilakukan secara bersama-sama di berbagai tempat di wilayah Polsek Biringkanaya,” sebut Iptu Amrullah Setiawan.

Setelah diamankan, anggota Opsnal kemudian melakukan pengembangan dan penunjukan TKP. Namu pada saat pelaku hendak dinaikkan ke dalam mobil, pelaku merontak dan mendorong anggota dan berusaha melarikan diri.

“Kita kasih tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun pelaku tetap berusaha melarikan diri sehingga anggota mengambil tindakan tegas dan terukur mengenai betis kanan dan betis kiri lelaki Firmansyah alias DAJJAL sebanyak satu kali betis kanan dan satu kali betis kiri,” tegasnya.

Usai dilumpuhkan, Dajjal lalu dilarikan ke RS Bayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, kemudian dibawa ke Mapolsek Tamalanrea untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan para pelaku polisi menyita barang bukti dua buah anak panah, satu buah parang, dan sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksi curas di Jalan Kapasa. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Trending