Polrestabes Makassar Tangkap Puluhan Pelaku Kejahatan Selama Kurang 14 Hari | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polrestabes Makassar Tangkap Puluhan Pelaku Kejahatan Selama Kurang 14 Hari

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Jajaran Polrestabes Makassar berhasil mengamankan 51 tersangka kasus tindak pidana umum, 13 diantaranya berstatus DPO. Penangkapan para tersangka itu dilakukan sepanjang Operasi Lipu 2019 yang digelar kurang dari 14 hari.

Penangkapan hasil operasi ini disampaikan Kombes Pol Wahyu Ari Wibowo diakhir masa jabatannya sebagai Kapolrestabes Makassar Kombes.

Wahyu menjelaskan, mereka yanh diamankan tu merupakan tersangka dalam kasus pencurian pemberatan (Curat), pencurian disertai kekerasan (Curas), dan pencurian motor (Curanmor), disebut kasus 3C.

“Operasi Lippu 2019 yang digelar sejak tanggal 3 hingga 22 Oktober 2019, telah berhssl mengamankan 51 tersangka dalam kasus tindak pidana umum. Ada 13 target operasi (TO) untuk penangkapan tersangka yang berstatus DPO,” beber Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo saat merilis kasus ini di Mapolrestabes Makassar, Kamis (24/10/2019).

alterntif text

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa sebanyak 13 tersangka yang merupakan target operasi (TO) merupakan keberhasilan jajaran Unit Reksrim.

“Jadi pengungkapan ini adalah keberhasilan jajaran Reksrim Polrestqbes Makassar,” sebutnya.

Dia menambahkan, dari 13 TO tersebut, salah satu pelaku bernama Mile, merupakan buronan paling dicari oleh Satreskrim Polrestabes Makassar.

“Yang bersangkutan diduga kuat menjadi otak penculikan disertai kekerasan. Tersangka juga residivis pelaku pencabulan, pencurian baik curat maupun curas,” tegas Wahyu.

Dalam catatan polisi, tersangka Mile diduga telah menculik dua anak gadis di bawah umur. Tak hanya itu, Mile juga disebut telah melakukan aksi kekerasan seksual terhadap korban.

Dari tangan para tersangka tambahnya, petugas juga menyita senjata tajam yang dipakai para tersangka saat menjalankan aksinya. Serta barang bukti yang berhasil dibawa lari oleh para pelaku seperti sepeda motor, handphone dan televisi. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Trending