Polisi Lumpuhkan Pria Selipkan Sabu 15 Gram di Selangkangan | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polisi Lumpuhkan Pria Selipkan Sabu 15 Gram di Selangkangan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tim Eleng Satuan Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengendus penyelundupan narkoba yang dikuasai LHK (37), barang haramnya yang disita itu ditemukan di selengkangannya saat digeledah.

Usai petugas kepolisian menggerebek rumah warga Jalan Cendrawasih itu, selanjutnya pria itu bersama barang haram narkotika jenis sabu seberat 15 gram yang dikuasainya digiring ke Makopolrestabes Makassar untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.

Hal itu di ungkapkan Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Indra Waspada Yuda saat merilis kasus ini di Mapolrestabes Makassar, Jumat (1/11/2019).

Dia menjelaskan, pengungkapan narkitikan jenis sabu tersebut bermula dari informasi yang diperoleh anggota Satnarkoba menerima informasi oleh warga. Disebutkan bahwa adanya seorang warga Jalan Cendrawasih diduga kuat melakukan peredaran narkoba.

“Informasi kemudian ditindaklanjuti tim elang Satuan narkoba Polrestabes Makassar untuk turun menyelidiki. Alhasil terduga pelaku seorang pria berhasil dikantongi identitasnya, selanjutnya tim elang menyelidiki persembunyiannya. Hasilnya diketahui pria itu bersembunyi dirumahnya di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang. Disana tim elang mengepung rumah orang yang diburu itu,” kata Indra Waspada.

alterntif text

Kuat dugaan lanjutjyanorang yabg diburu itu tengah berada dirumahnya sehingga tim elang langsung menggerebek rumah tersebut pada hari Kamis malam (31/10). Alhasil pria bernama LHK langsung dibekuk. Dia kemudian digeledah. Hasilnya ditemukan dua saset berukuran sedang jenis sabu seberat 15 gram yang dikuasainya itu diselipkan diselengkangan pahanya,” beber Indra.

Pelaku yang di introgasi dan mengakui barang haram yang disita tersebut adalah barang miliknya yang sebagian telah diedarkan kata Indra, petugas kemudian menggiringnya dalam pengembangan penunjukan lokasi tempat ia mengedarkan. Hanya saja proses pengembangan tak berjalan mulus lantaran LHK melakukan perlawanan sehingga lepas dari kawalan.

“Situasi dimanfaatkan Lioni setelah lepas dari kawalan polisi. Diaencoba melarikan diri. Upaya persuasif dengan tembakan ke udara sebanyak tiga kali. Namun pelaku tak menggubrisnya dengan terpaksa dua peluru kembali dilepaskan dan menerjang betisnya seketika itu pelaku jatuh tersungkur, setelah tak berkutik selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis,” terang Indra.

Menurut penuturan tersangka jika keterlibatan dirinya menjalankan bisnis haram baru dua pekan.

“Katanya baru dua pekan menjalankan bisinis haram tersebut. Pelaku sendiri berstatus bandar barang haramnya yang disita kurang kebih 15 gram. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengejar jaringan lainnya,” ungkap AKP Indra.

Atas perbuatan tersangka tegas Indra, maka ia dijerat pada pasal 114 ayat 2 pasal 112 ayat 2, dimana ancaman hukumannya minimal 4 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (Askay Khan)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending