Reses Pertama DPRD Makassar, Masyarakat Harap Difasilitasi Beasiswa | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Reses Pertama DPRD Makassar, Masyarakat Harap Difasilitasi Beasiswa

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menggelar reses pertama masa sidang I tahun 2019/2020. Masing-masing anggota legislatif mendatangi konstituen di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Andi Nurhaldin memilih kelurahan Bangkala sebagai lokasi reses pertama. Pasalnya daerah tersebut merupakan salah satu penyumbang suara terbanyak.

“Kenapa saya pilih Bangkala karena disini suara terbesar saya. Dari 2014 ke 2019 peningkatannya dua kali lipat. Jadi dalam reses ini kita akan mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat,” ucap Andi Nurhaldin, Selasa (5/11/2019).

Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan anak Nurdin Halid tersebut. Dibuktikan dengan banyaknya respon dan harapan-harapan yang dititipkan masyarakat, utamanya warga kelurahan Bangkala.

Sebagai perwakilan di Dapil IV, Nurhaldin mengaku akan memprioritaskan aspirasi konstituennya. Beberapa harapan yang disampaikan masyarakat saat reses, seperti perbaikan jalan lorong di Perumahan Pesona Prima Griya.

alterntif text

Selain itu, masalah pendidikan juga sempat disinggung oleh warga setempat, mereka memohon bantuan agar pihak DPRD memfasilitasi penerimaan beasiswa kepada masyarakat menengah ke bawah.

Warga yang hadir pada reses Nurhaldin didominasi oleh emak-emak. Mereka menginginkan agar ada bantuan modal usaha untuk meningkatkan perekonomian.

“Banyak yang diaspirasikan, beberapa saya akan coba cari tahu, seperti beasiswa, koperasi atau modal usaha, tapi yang paling penting itu mengenai jalanan rusak di lorong-lorong sama drainasenya,” jelasnya.

Menurut kader Partai Golkar ini, kebutuhan masyarakat akan dikomunikasikan segera, baik dengan fraksi maupun Pemkot. Ke depannya, hasil reses itu akan menjadi bahan untuk dimasukan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2020.

“Itulah manfaat dari reses ini, kita bisa tahu apa yang dibutuhkan masyarakat sebelum melakukan pembahasan anggaran. Jadi nanti program-program di pokok tepat sasaran,” katanya.

“Kita akan kawal ini sampai selesai mudah-mudahan harapan masyarakat bisa terealisasi paling tidak 50 persen,” sambungnya. (*)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending