BPJS Naikkan Iuran Tanpa Jalankan Rekomendasi BPKP? | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

BPJS Naikkan Iuran Tanpa Jalankan Rekomendasi BPKP?

Published

on

Makassartoday.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan rekomendasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kepada BPJS Kesehatan setelah melakukan audit terhadap lembaga tersebut beberapa waktu sebelumnya. Sebab, sudah ada audit dari BPKP yang menghasilkan beberapa poin penting.

“Pertanyaan saya, berapa persen dari rekomendasi BPKP yang sudah dijalankan,” kata Saleh dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menkes, Dewan Pengawas dan BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam.

Saleh memberi contoh mengenai rekomendasi BPKP tentang kepesertaan. Hasil audit BPKP menemukan ada lebih dari 45 ribu badan usaha yang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Kesehatan, atau melaporkan gaji pekerjanya lebih rendah agar membayar iuran peserta lebih murah.

alterntif text

Selain itu, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) mempertanyakan kepada Menkes Terawan Agus Putranto dan Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris berapa persen hasil audit BPKP terkait hal tersebut yang sudah ditindaklanjuti.

“Dari 45 ribu lebih badan usaha yang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Kesehatan, berapa persen yang akhirnya mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta?” tanyanya.

Saleh juga mempertanyakan sejumlah rekomendasi BPKP lainnya seperti terkait peserta dari golongan pekerja bukan penerima upah hingga pencegahan kecurangan yang kemungkinan terjadi.

“Rekomendasi-rekomendasi hasil audit itu sudah dijalankan atau belum? Kalau sudah, apa yang sudah dilakukan?” tambahnya.

Bagi dia, percuma BPKP melakukan audit kepada BPJS bila akhirnya rekomendasi yang diberikan tidak dijalankan.

“Nanti kalau ada masalah, tinggal naikkan lagi iuran. Apa seperti itu?” tanya lagi. (Sumber: Kronologi.id)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending