185 Karyawan Trans Studio Themepark Makassar di PHK Protes Soal Pesangon | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

185 Karyawan Trans Studio Themepark Makassar di PHK Protes Soal Pesangon

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Seratusan mantan karyawan Trans Studio Themepark Makassar menggelar aksi unjuk rasa di halaman Trans Studio, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Mereka memprotes sejumlah kebijakan perusahaan yang dinilai tidak sesuai dengan Pasal 156 Undang-undang Ketenagakerjaan.

Diketahui sebelumnya pihak managaemen wahana bermain itu melakukan PHK terhadap 185 karyawannya. Informasi yang dihimpun bahwa pemutusan kerja itu dilakukan dengan alasan adanya rencana renovasi.

“Aksi yang kita lakukan ini merupakan bentuk protes mosi tidak percaya dari HRD dan General Manager Trans Studio Themepark Makassar dalam menyikapi polemik kebijakan karyawan,” tegas Kordinator Aksi, Nugie.

Lebih jauh menjelaskan, mengenai sikap HRD dan General Manager Trans Studio Themepark Makassar yang tidak menyusaikan hasil diskusi bersama terhadap para karyawan.

alterntif text

“Apabila ternyata bertentangan, maka yang berlaku adalah ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang sesuai dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang Ketenagakerjaan. Dengan kata lain, peraturan perusahaan yang bertentangan dengan Undang-undang dianggap batal demi hukum,” sambungnya.

Menurut pihaknya, yang sedianya diberlaku adalah ketentuan yang ada di dalam Undang-undang.

“Jadi, pihak perusahaan wajib membayarkan uang pesangon kepada karyawan sebagai akibat PHK. Meskipun Peraturan Perusahaan memiliki ketentuan yang berbeda,” tegasnya lagi.

“Hari ini kita hadir untuk menentang segala ketidakadilan dan keresahan Para Karyawan Trans Studio Themepark Makassar,” tutupnya.

Dalam aksi ini, dihadiri sekitar 185 Karyawan yang kena PHK, para aksi berharap agar Karyawan dapat terealisasi secara jelas yang sesuai dengan pasal 156 dan juga pasal 111 ayat 2.

“Kami menyeru kepada seluruh manajemen agar menyusaikan hak, karena sepenuhnya gerakan ini atas nama perjuangan 185 Karyawan ( PHK ) menolak segala kebijakan yang tidak pro karyawan,” pungkasnya. (Askay Khan)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending