Suami Istri Pengedar Sabu Di Makassar Gunakan Anak Di Bawah Umur Sebagai Kurir - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Suami Istri Pengedar Sabu di Makassar Gunakan Anak di Bawah Umur Sebagai Kurir

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tim Hiu Satresnarkoba Polretabes Makassar berhasil meringkus dua orang terduga pengedar sabu berstatus pasangan suami istri. Keduanya ditangkap bersama seorang kurir berstatus pelajar di sebuah indekost, Jalan Bontoduri X, Kecamatan Tamalate, kota Makassar, Sulsel, Sabtu (9/11/2019).

Kedua pelaku, yakni lelaki Ak (24) serta istrinya berinisial NSS (25). Dihadapan petugas, suami istri ini mengaku menjalankan bisnis haramnya selama kurang dari tiga bulan. Guna mengelabui petugas, keduanya memanfaatkan anak di bawah umur untuk mengantar paket sabu ke para pemesannya.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Makassar, AKBP Diari Astetika mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari sejumlah warga yang curiga dengan aktivitas di kamar kost pelaku.

“Dari kamar kost tersebut kita amankan tiga orang, dua diantaranya suami istri diduga sebagai pengedar dan seorang anak di bawah umur berstus pelajar diduga sebagai kurir. Kasus ini terungkap atas laporan warga yang kemudian kami tindaklanjuti degan melakukan penangkapan. Kita juga menemukan beberapa barang bukti,” jelas Diari dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).

alterntif text

Adapun barang bukti tersebut, lanjut Diari, 1 paket plastik besar berisi sabu dengan berat kl. 25 gram, 1 alat isap/bong lengkap dengan pirex kaca, 4 sachet plastik kecil kosong, 2 buah sachet plastik besar kosong, 1 buah korek api, 1 buah HP Android merk Vivo warna merah da 1 buah dompet.

Dihadapan petugas, pelaku Ak mengakui telah mengedarkan sabu dengan menggunakan jasa anak di bawah umur sebagai kurir serta memeperoleh bayaran 200 rb/ gram.

Adapun sabu tersebut diperoleh pelaku dari seorang pria yang kini berstaus DPO. Agar tidak dicurigai, brang haram itu, ditempekkan di depan Salahutu Motor Jl. S. Saddang Makassar. Pelaku Ak mengaku telah mengambil sabu sebanyak lima kali di lokasi yang sama.

Saat dilakukan proses pengembangan, pelaku Ak disebut berusaha kabur dan tidak mengindahkan tembakan peringatan dari petugas.

“Kita bawa pelaku untuk proses pengembangan, namun dalam perjalanan pelaku Ak kabur dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas,” kunci Diari.

Usai dilumpuhkan, Ak langsung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Kini ketiga pelaku sudah mendekam di sel Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending