IMB dan Amdal Bakal Dihapuskan, Begini Reaksi Dewan Makassar | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

IMB dan Amdal Bakal Dihapuskan, Begini Reaksi Dewan Makassar

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Hasanuddin Leo angkat suara dengan wacana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) oleh Kementerian Agraria Tata Ruang atau BPN.

Legislator Partai Hanura itu mengatakan, kebijakan tersebut, dapat berdampak pada pendapatan daerah, dimana IMB adalah salah satu objek bagi pendapatan. Selain itu, pembangunan tanpa analisis yang benar dapat menimbulkan masalah lingkungan.

“Jelas di dalam regulasi yang ada UU kemudian turunan kebawah menjadi peraturan daerah tentang dokumen tata ruang dijelaskan peruntukan setiap wilayah, sehingga kalau misalnya IMB dihapuskan akan menjadi sebuah kota atau kabupaten akan amburadul,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (22/11/2019).

Tata ruang ini disebut Hasanuddin sangat perlu dalam sebuah wilayah agar masyarakat tidak sembarangan membagun. Misalnya membangun apa saja karena tidak perlu IMB.

alterntif text

“Potensi kehilangan pendapatan akan sangat besar kemudian Kabupaten/Kota kalau tidak diatur oleh sebuah tata ruang, dimana kita mengusulkan ijin IMB pasti akan mengatur tentang tata ruang, apa guna dokumen tata ruang nasional wilayah provinsi kemudian turun kabupaten lalu ada lebih teknis turunan dari tata ruang itu sendiri. Saya kira perlu dipikirkan kembali atas wacana itu,” sambungnya.

Sementara untuk Amdal sendiri, Hasanuddin menyebut juga sangat penting. Pasalnya jika ingin membangun dalam skala yang besar tentunya harus memakai dokumen Amdal, sedangkan untuk skala yang kecil perlu memakai Upaya Kelola Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).

“Ada upaya dilakukan sebelum dan pasca pembangunan itu jelas didalam AMDAL sehingga tidak menganggu lingkungan, tetangga sekitar,” jelasnya.

Meski Amdal dianggap bukan menghasilkan pendapatan, namun Amdal dinilai penting mengatur lalu lintas dari sebuah Kota.

Untuk itu, ia meminta kepada Pemerintah pusat untuk mengkaji ulang perihal rencana tersebut.

“Jadi saya kira agak keliru kalau mau dihapuskan” tutupnya. (Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Comments

Trending