Tolak Tambang, Aliansi Masyarakat Toraja Mengadu Ke Gubernur - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Tolak Tambang, Aliansi Masyarakat Toraja Mengadu ke Gubernur

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Aliansi Masyarakat Toraja menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (29/11/2019).

Ratusan massa aksi menggelar unjuk rasa dengan berorasi secara bergantian. Dalam aksi tersebut, massa meminta pemerintah Sulawesi Selatan mencabut Izin Usaha Tambang (IUT) di Tana Toraja.

Herianto, salah satu orator mengatakan bahwa Kabupaten Tana Toraja sudah dieksploitasi dengan hadirnya tambang.

“Saat ini, di Kabupaten Tana Toraja sudah terjadi eksploitasi dengan kehadiran tampang, sehingga budaya dan kebiasaan masyarakat Toraja akan tercemar dengan adanya tambang,” ucap Herianto saat berorasi.

Yusmen, Kordinator Lapangan Aksi menyatakan akan tetap melakukan aksi sampai Gubernur Sulawesi Selatan menemui massa aksi.

alterntif text

“Kami tidak akan beranjak dari tempat ini sampai Gubernur Sulawesi Selatan menemui kami,” kata Yusmen.

Yusmen melanjutkan bahwa hadirnya tambang di Toraja tidak memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Toraja.

Ansyar, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan menemui massa aksi sebagai perwakilan dari Gubernur Sulawesi Selatan.

Ansyar menjelaskan, bahwa Gubernur Sulawesi Selatan saat ini tidak berada di Kantor.

“Kegiatan bapak Gubernur telah diagendakan, dan saat ini beliau sedang tidak di kantor,” ucap Ansyar.

Dari pantauan makassartoday.com massa aksi sempat menutup sebagian jalan Urip Sumoharjo.

Adapun tuntutan aksi yaitu:
1. Cabut seluruh izin tambang di Toraja
2. Stop keluarkan izin tambang di Toraja
3. Cabut izin usaha tambang (IUT) PT Makale Toraja Mining dan PT. Cristina Eksplo Mining (CEM).

(Erianto)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending