Disorot Dewan, Ini Alasan BBPOM Makassar Tak Publikasikan Produk Sitaan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Disorot Dewan, Ini Alasan BBPOM Makassar Tak Publikasikan Produk Sitaan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar angkat suara perihal sorotan Dwwan yang menyebut pihaknya tidak transparan dalam menyampaikan hasil razia produk ilegal ke masyarakat.

Kepala BBPOM Makassar, Abdul Rahim menjelaskan, hasil sitaan produk ilegal yang disita puhaknya tidak dipublikasikan dengan alasan membantu proses penyelidikan. Alasan lain, kata Abdul Rahim mengingat produk yang disita itu belum melalui uji laboratorium dan belum berkekuatan hukum.

“Kadang kala kan ada target kita yang dijadikanan target operasi tentunya itukan bisa ia bisa tidak (salah/tidak salah) nah kalau seperti itu tentu kami punya trik dan starategi jagansampai kalau diungkap yang bersangkutan tahu akhirnya sembunyi. Yang gitu-gituanlah,” kata Rahim saat ditemui di Kantor BBPOM Makassar, Rabu (4/12/2019).

Rahim menambahkan, publikasi hasil sitaan produk ilegal belum dipublikasi karena ada kekhawatiran pelaku mempelajari kasus tersebut, sehingga nantinya pelaku tidak bisa dijerat hukum.

“Kalau proses peyelidikan tidak bisa. Kami tahu wartawan kan butuh informasi ke masyarakat. Paling kita jumlahnya saja karena mereka ini pelaku kejahatan, mereka baca berita juga,” ucpnya.

Adapun hasil sitaan yang bisa disampaikan pada publik, kata Rahim, yaitu produk-produk yang sudah memiliki kekuatan hukum atau sudah melalui putusan di Pengadilan.

“Kan kami biasa undag teman-teman media kalau ada pemusnahan,” tutur Rahim.

Sepanjang tahun 2019, BBPOM Makassar menyebut telah menyelesaikan 15 perkara di pegadilan diantaranya 11 Kasus Kosmetik dan 4 Kasus obat-obatan dari ribuan merek produk-produk terlarang.

“Kita setiap hari kerja. Kalau ada laporan kita pelajari dulu karena kadang sesuatu yang dianggap tidak benar itu belum tentu benar. Dan banyak kasus kita justru dari masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi D, Hasanuddin Leo menyebut hasil operasi atau razia produk-produk ilegal yang disita BBPOM Makassar sedianya dipublikasi ke masyarakat agar dapat dilakukan pencegahan demi keselamatan konsumen.

“Kita akan agendakan pemanggilan kepada pihak BBPOM. Sidak ataupun pemeriksaan yang dilakukan mereka hasilnya itu harus disampaikan kepada masyarakat, shingga bisa dilakukan pencegahan. Produk apa saja yang berbahaya karena informasinya itu menyangkut kesehatan serta keselamatan masyarakat,” Kata Hasanuddin Leo, Selasa (03/12/2019).

Menurutnya, razia dan penyitaan produk oleh BBPOM percuma dilakukan jika hasilnya tak bisa diketahi masyarakat.

“Tidak usah membuat kegiatan kalau itu hanya demi kepentingan tertentu saja. Anda (Balai POM) turun melakukan razia atau pengawasan itu untuk kepentingan masyatakat dan sudah bagian tupoksi. Tidak perlu ada rahasia-rahasia,” tuturnya.

Sikap pelayanan publik BBPOM di Makassar yang terkesan tertutup disebut Hasanuddin Leo tentu menimbulkan kecurigaan di tengah publik.

“Anda turun melalukan pengawasan untuk masyarakat dan kenapa mesti ditutup-tutupi untuk masyarakat. Itu pasti menimbulkan kecurigaan dan pasti ada apa-apanya dong,” tutupnya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending