Polsek Panakkukang Gulung Komplotan Begal Sadis Usia Belasan Tahun - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polsek Panakkukang Gulung Komplotan Begal Sadis Usia Belasan Tahun

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Unit Resmob Polsek Panakkukang meringkus 11 orang komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan alias begal yang sebagian besar masih berusia di bawah umur.

Mereka diamankan berdasarkan empat laporan kasus curas, tiga diantaranya di wilayah hukun Polsek Panakkukang dan satu di wilayah hukum Polsek Rappocini.

Polisi menyebut para pelaku dalam melakukan aksinya terbilang nekat, karena tak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Andry Kurniawan SIK dalam laporan tertulisnya menjelaskan, penangkapan komplotan begal tersebut bermula saat pihaknya menerima informasi adanya aksi begal di Jalan Prof Abdurahman Basalamah.

“Di lokasi itu, pelaku menganiaya korban dengan anak panah dan mengenai lutut sebelah kanan dan para pelaku mengambil sebuah handpone dan mencoba merebut sepeda motor korban, namun gagal,” jelas Iptu Andry, Jumat (6/12/2019).

Dari hasil pemeriksaan korban dan beberapa saksi, pihaknya berhasil mengidentifikasi para pelaku dan berhasil melakukan penangkapan di sejumlah lokasi berbeda.

“Setelah diketahui ciri dan identitasnya selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap 11 orang. Kita juga menyita barang bukti serta alat yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi begal,” sambungnya.

Mereka yang diamankan masing-masing, MR (17), buruh bangunan, alamat Jl Kanjilo, Kabupaten Gowa, GS (16), buruh bangunan, alamat BTP, Dw (14), buruh bangunan, alamat BTP, Ha (16), buruh bangunan, alamat NTI, Ru (16), buruh bangunan, alamat Moncongloe, Kabupaten Maros, MH (16), buruh bangunan alamat BTP, Mu (17), buruh bangunan alamat Daya, Ar (17), buruh bangunan, alamat Daya, Re (18), buruh bangunan, alamat Telkomas, MFR (17), buruh bangunan, alamat Moncongloe, Kabupaten Maros serta NZ (20), buruh bangunan, alamat Katimbang.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan masing-masing, senjata tajam jenis Samurai, sejumlah anak panah (busur), serta bebrapa ponsel.

Hasil interogasi para pelaku membenarkan telah melakukan aksi begal di sejumlah wilayah Makassar. Modus yang digunakan dengan cara mengintai pengendara sepeda motor lalu mencegat dan menganiaya korban menggunakan senjata tajam.

Hasil kejahatan mereka kemudian dijual kepada penadah dan digunakan untuk membeli narkoba dan dikonsumsi secara bersama.

“Mereka rerbilang sadis karena tak segang melukai korban yang melawan. Adapun hasil kejahatan mereka diakui dijual kepada seorang penadah lalu hasilnya digunakan untuk narkoba,” ungkap Iptu Andry.

Berikut TKP begal 11 pelaku :

1. Jl Urip Sumoharjo depan paldam
2. Jl Prof Abdurahman Basalamah
3. Jl Toddopuli
4. Jl Skarda
5. Jl Perintis Kemerdekaan depan MTos
6. Jl Urip Sumoharjo depan SPN Batua
7. Jl Urip Sumoharjo depan TMP
8. Jl Poros BTP Tamalanrea
9. Jl Abd Dg Sirua depan SMP 8 Makassar

Dari hasil interogasi itu pula diketahui dua orang diantaranya merupakan residivis yang baru saja keluar dari lapas dengan kasus yang sama (begal). Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang pelaku lain yang sudah ditetapkan sebagai DPO.

(Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending