PB PKB Sulsel Inginkan Figur Perempuan Di Bursa Cawali Makassar 2020 - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

PB PKB Sulsel Inginkan Figur Perempuan di Bursa Cawali Makassar 2020

Published

on

Makassartoday.com, Makassar -Keterbukaan ruang bagi perempuan dalam ranah politik menjadi perhatian khusus Perempuan Bangsa Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PB DPW PKB) Sulsel. Representasi perempuan ikut dalam politik diharapkan dapat menyampaikan aspirasi serta kepentingan perempuan yang selama ini dianggap kurang tersampaikan.

Wakil Ketua PB DPW PKB Sulsel, Andi Tenri Nangga mengatakan walaupun Indonesia telah menerapkan peraturan kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan dalam politik namun di sisi lain ia menganggap budaya patriarki itu masih sangat dominan di wilayah-wilayah pedesaan. Dimana penempatan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama dalam peran kepemimpinan politik atau hak sosial itu masih sangat tinggi.

“Kalau di kota yah mungkin ruang itu sudah mualai ada, tapi di desa-desa itu perlu kita tingkatakan dan bagaimana kita ini PB PKB Sulsel yang punya tugas mengatasi itu bisa mengakomodir perempuan suapaya mereka bisa lebih cerdas dan meningkatkan kemampuan mereka khususnya dalam politik,” kata Tenri usai mengikuti kegiatan Refleksi Akhir Tahun PB DPW PKB Sulsel, Jumat (13/12/2019).

Mengingat Kota Makassar akan melakukan Pemilihan Wali Kota Makassar tahun 2020 mendatang, ia berharap agar perempuan juga bisa ikut terlibat mencalonkan diri.

“Harapan saya sangat besar ada figur perempuan bisa maju di pilwali ini ada keterwakilan perempuan. Kan yang tahun lalu sudah adakan ada Cicu dengan Indira dan untuk tahun ini saya berharap bukan haya dua tapi tiga dan bukan hanya pada posi wakil saja mereka harus ada yang berani menjadi kosong satu itu yang saya harapkan,” ucapnya.

alterntif text

Sementara Sekretaris PB DPW PKB Sulsel, Muslimah Zuhdi mengatakan PB DPW PKB Sulsel saat ini tegah membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten/kota agar kedepan bisa lebih intens dalam mengadakan pelatihan-pelatihan khusunya bagi perempuan.

“Kita akan merekrut dan membentuk kader-kader bangsa yang lebih potensial dan siap untuk terlibat dalam politik dan perempuan bangsa untuk kota makassar kita akan buat program-program yang langsung menyentuh masyarakat,” ucapnya.

Untuk saat ini PB di Sulsel disebut belum terlalu besar berbeda dengan PB yang ada di pulau Jawa. Dimana mereka sudah mengisi jabatan-jabatan yang stategis seperti menteri dan jabatan lainya.

“Kalau di Jawa itukan mulai dari pesanteren dilatih beda dengan kita di Sulsel, tapi saat ini kita juga sudah mualai bergerak,” ujarnya.

Kedepan Muslimah mengatakan akan melakukan kerjasama dengan organisasi-organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) seperti Muslimat NU, dan Fatayat NU untuk membesarkan perempuan-perempuan PKB.

“Karena sebelumnya belum ada diadakan kegiatan atau kerja sama yang lasung dengan orangisisi-organisasi di NU, seperti Muslimat NU atau Fatayat NU. Kita berencana kedepan akan membuat rencana kerjasama supaya kita lebih bisa bersenergi siapa tahu dari situ kita bisa melahirkan kader-kader yang potensial,” tutupnya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending