ARA Sebut Deng Ical Dan Ustadz Ije Bukan Kaleng-kaleng - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

ARA Sebut Deng Ical dan Ustadz Ije Bukan Kaleng-kaleng

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Sejumlah bakal calon (balon) wali kota Makassar terus berdatangan di Sekretariat DPC Demokrat Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo. Kedatangan balon ini untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan balon Wali Kota Makasaar yang digelar DPC Partai Demokrat.

Dalam pengembalian kali ini, ada yang menarik, dimana dua balon wali kota yakni, Syamsu Rizal (Deng Ical) dan Muhammad Iqbal Djalil (ustadz Ije) duduk berdampingan dengan ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) .

Menurut ARA, Deng Ical dan ustadz Ije bukanlah orang baru bagi dia, dimana sebelumnya mereka pernah sama-sama duduk di DPRD Makassar.

Secara kualitaspun ARA menyebut tidak meragukan keduanya, dimana Deng Ical dinilai punya pengalaman dalam bidang pemerintahan sebagai mantan wakil Wali Kota Makassar, dan ustadz Ije juga sebagai mantan legislator Kota Makassar.

“Saya tidak meragukan kualitas dari seorang Deng Ical, dari Ustadz Ije. Merkeka tidak diragukan, bukan kaleng-kaleng bro. Saya tau dua orang ini punya kualitas dan kapasitas untuk Kota Makassar,” kata Wakil Ketua I DPRD Makassar itu. Senin (6/1/2019).

ARA membeberkan jika partai yang ia pimpin saat ini itu adalah partai pemenang, dimana dibuktikan dalam dua kali pemilihan Wali Kota Makassar selalu menag. Tahun 2013, Demokrat mengusung Mohammad Ramadhan Pomanto (Danny) dan Deng Ical, dan tahun 2018, Dannya dipaketkan dengan Indira.

“Muda-mudahan Deng Ical dan Utasdz Ije bagian dari yang kita rekomendasikan ke DPP nanti. Demokrat ini sudah terbiasa dengan kemenangan. Kami tau cara menang, Insya Allah 2020 ini,” tegas ARA.

Uztadz Ije yang tiba lebih awal di Sekretariat Demokrat mengatakan jika ia sudah lama menunggu terbukanya penjaringan Demokrat. Partai Demokrat sendiri disebut adalah partai besar dan semua balon dipastikan melirik.

“Saya sebenarnya dengan Demokrat bukan orang baru dan asing, karena sebelumnya juga saya sudah masuk di penjaringan ini. Teman-teman di pengurus Demokrat bagian dari teman kami juga, ini bentuk keseriusan saya maju di Pilwali, dengan masuk di penjaringan Demokrat,” kata politisi PKS itu.

Sementara Deng Ical yang tiba bersama rombonganya juga berharap bisa bersama-sama lagi dengan Partai Demokrat di Pilwali 2020 mendatang.

Terkait pengunduran dirinya dari partai besutan SBY itu turut ditanggapi. Deng Ical mengatakan ia meninggalkan Demokrat secara baik-baik.

“Saya rasa nda ada masalah, saya tinggalkan Demokrat juga pamit baik-baik menghadap langsung ke ketua umum. Dan Sekjen juga saya rasa sudah menjelaskan apa masalahnya dan tidak berpartai lagi tapi setelah itu saya berpartai lagi karena dinamikanya,” kunci Deng Ical.

Isak Pasa’buan

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending