Batas Waktu Pengajuan Turun Kelas Peserta BPJS Hingga 30 April - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Batas Waktu Pengajuan Turun Kelas Peserta BPJS Hingga 30 April

Published

on

Makassartoday.com, Jakarta – Pemerintah telah resmi menetapkan penyesuaian iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)  berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dengan adanya penyesuaian iuran ini, peserta JKN-KIS diharapkan  tetap berkomitmen melaksanakan kewajibannya untuk membayar iuran untuk memproteksi diri dan keluarganya melalui jaminan kesehatan JKN-KIS. Namun demikian memang tidak menutup kemungkinan dengan adanya penyesuaian iuran ini terdapat golongan masyarakat dan peserta JKN-KIS yang merasa bebannya dalam membayar iuran menajdi lebih berat sehingga berkeinginan untuk menurunkan kelas rawat inap sesuai dengan kemampuan keuangannya. 

Melihat kondisi dan  dinamika di lapangan maka untuk mempermudah proses administrasi BPJS Kesehatan mengembangkan layanan khusus bagi peserta JKN-KIS, khususnya bagi segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang ingin turun kelas perawatan melalui program PRAKTIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan Wahyudi Putra Pujianto menjelaskan bahwa program PRAKTIS atau singkatan dari Perubahan Kelas Tidak Sulit bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam layanan administrasi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau perorangan yang menginginkan perubahan kelas sesuai kemampuan (termasuk turun kelas) tanpa harus menunggu masa waktu satu tahun.

“Mulai tanggal 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020 peserta PBPU atau biasa disebut Peserta Mandiri JKN-KIS dapat mengajukan turun kelas rawat inap meskipun belum satu tahun di kelas rawat yang sebelumnya,” katanya, beberapa waktu lalu.

alterntif text

Lanjutnya, perubahan kelas perawatan juga dapat dilakukan hingga turun dua tingkat dari kelas perawatan sebelumnya, misal dari kelas 1 langsung ke kelas 3. Perubahan kelas ini diberlakukan untuk 1 keluarga yang sudah terdaftar. Dan bagi peserta yang menunggak iuran tetap dapat mengikuti program PRAKTIS ini, namun status kepesertaannya masih tidak aktif dan belum bisa mengakses pelayanan kesehatan sampai tunggakan iuran dibayarkan.

“Bagi peserta yang menunggak iuran silahkan untuk melakukan penurunan kelas perawatan, namun tidak menghapus tunggakan yang sudah ada. Tetap harus melunasi terlebih dahulu baru kartu kepesertaan aktif kembali dan dapat digunakan untuk berobat ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Kesempatan perubahan atau penurunan kelas perawatan ini diberikan satu kali dalam periode 9 Desember 2019 sampai 30 april 2020 dan berlaku bagi peserta yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2020. Program PRAKTIS ini dapat dilakukan oleh peserta melalui Mobile Customer Service (MCS), Aplikasi Mobile JKN, Care Center 1 500 400 atau datang langsung ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat.

Sementara itu, Ilham (30) salah satu peserta peserta mandiri kelas 1 yang ditemui usai melakukan perubahan kelas melalui layanan jemput bola Mobile Customer Service di Kelurahan Pamusian mengatakan bahwa program PRAKTIS ini bagus karena memudahkan peserta dalam melakukan perubahan kelas sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, kanal layanan yang disediakan untuk melakukan perubahan kelas pun sangat banyak dengan persyaratan yang sangat mudah.

“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya program PRAKTIS ini, apalagi masyarakat lebih dimudahkan dengan adanya layanan jemput bola seperti layanan MCS, dimana petugasnya juga memberikan penjelasan yang rinci berapa nominal iuran yang baru serta opsi untuk turun kelas rawat, jadi saya tidak perlu jauh-jauh lagi ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengurus perubahan kelas,” tutupnya.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending