UPTD Disdik Makassar Marah Tak Diberi Kewenangan, Rapat Dewan Gaduh! - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

UPTD Disdik Makassar Marah Tak Diberi Kewenangan, Rapat Dewan Gaduh!

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Rapat Degar Pendapat (RDP) oleh Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar degan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Ortala, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) se-Kota Makassar berlangsung gaduh.

RDP ini digelar atas laporan UPTD se-Kota Makassar terkait hilangnya kewenangan UPTD sebagai perpanjangan tangan Disdik Makassar. Rapat yang digelar pada Rabu (22/1/2020) sore, dalam ruang Komisi D DPRD kota Makassar itu, dipimpin langsung Ketua Komisi D, Abd Wahab Tahir.

Ketegangan mulai mencuat saat Kepala UPTD Biringkanya, Masdir mendapat kesempatan menyampaikan keluhanya pada Dewan yang hadir. Ia kesal pada Ahmad Hidayat, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Makassar Makassar lantaran kewenagan ia dan UPTD lainya dianggap telah hilang. Sementara Surat Keutusan (SK) dari Pj Wali Kota Makassar dan tunjagan masih juga ia terima.

“Hidayat yang paling sering disebut oleh teman-teman katanya yang bilang UPTD sudah dibubarkan,” keluh Masdir debgan nada tinggi disertai ekspresi marah.

Beberapa UPTD se-Makassar yang hadir dalam rapat tersebut juga marah, sebab kata mereka sejak mulai bulan Juli 2019 tak lagi diberdayakan oleh Disdik Kota Makassar.

alterntif text

“Kenapa kami tidak dihargai dan tidak diberikan kewenagan. Olehnya itu kami meminta kepada Dinas Pendidikan tetap mengakui UPTD sebagai perpanjagan tagan,” ujar UPTD lain menimpali.

Sementara Ketua Komisi D Wahab Tahir menyampaikan agar masalah ini segara diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak ada kekeliruan yang terjadi antara kedua belah pihak.

“Sementara SK Wali Kota memberi kewenagan kepada UPTD, konsekuensinya mereka menerima gaji dan tunjagan tapi tidak mempunyai kewenagan, sehingga terjadi miskomunikasi. Kita menjembatani agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. kami juga meminta Pj Wali Kota untuk menyelesaikan kasus ini,” ucap Politisi Golka itu.

Terkait adu mulut yang terjadi dalam rapat, Wahab menilai itu hal biasa. Dimana saat yang dipenuhi dinamika akan menemukan satu penyelesaian.

“Biasa itu, biasa itu orang tidak sepaham,” tutur Wahab.

RDP ini ikut dihadiri oleh Wakil Ketua III DPRD Makassar, Nurhaldin NH, Sekretaris Komisi D, Saharuddin Said, Anggota Komisi D dari Fraksi NasDem, Irwan Jafar, dan Abdul Wahid.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending