Netflix Haram? Ini Penjelasan MUI - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Internet

Netflix Haram? Ini Penjelasan MUI

Published

on

Makassartoday.com, Jakarta – Netizen ramai membahas soal Netflix dan MUI. Ini dia penjelasan lengkap dari MUI.

Di Twitter, netizen ramai membahas Netflix akan difatwa jika mengandung konten negatif.

Terkait hal tersebut yang juga diberitakan media, Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Dr H Hasanudin AF, MA dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Dr HM Asrorun Niam Sholeh, MA menjelaskan sebagai berikut:

Terkait dengan pemberitaan ‘Netflix haram yang seolah-olah dibahas di MUI’, perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Komisi Fatwa MUI telah menetapkan berbagai fatwa terkait dengan sosial kemasyarakatan, di samping masalah ibadah. Termasuk masalah perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi. Sebagai contoh, MUI menetapkan fatwa tentang pedoman bermuamalah melalui media penyiaran, khususnya media sosial. Ada yang boleh dan ada yang tidak boleh

2. Komisi Fatwa MUI belum pernah membahas tentang platform digital penyedia jasa layanan konten, termasuk Netflix, apalagi menetapkan fatwa. Juga tidak ada rencana untuk membahas. Pemberitaan yang menyebutkan MUI menetapkan fatwa haram Netflix atau MUI siap menetapkan fatwa haram Netflix adalah tidak benar. Media yang sudah terlanjur menulis demikian perlu meluruskan pemberitaan.

3. Fatwa ditetapkan setelah adanya pertanyaan dan pengkajian mendalam mengenai masalah yang akan difatwakan. Dan jika terkait dengan disiplin keilmuan tertentu, maka Komisi Fatwa akan mendengar pandangan ahli.

4. Setiap orang, termasuk pengusaha penyedia jasa digital tidak boleh membuat platform yang menjual, mengedarkan, dan/atau memuat konten terlarang, baik secara hukum maupun secara agama.

5. Dalam hal penyedia layanan melakukan pelanggaran dengan penyediaan konten yang terlarang, maka aparat punya wewenang, tanggung jawab serta kewajiban untuk mencegah dan melakukan penindakan serta penegakan hukum guna melindungi masyarakat.

Wassalam

Komisi Fatwa MUI

Prof. Dr. H. Hasanudin AF, MA
Ketua

Dr. HM. Asrorun Niam Sholeh, MA
Sekretaris

Tentang Netflix

alterntif text

Netflix, Inc. (/nɛtflɪks/) adalah salah satu penyedia layanan media streaming digital, berkantor pusat di Los Gatos, California. Didirikan pada tahun 1997 oleh Reed Hasting sand Marc Randolph di Scotts Valley, California. Bisnis utama dari perusahaan ini adalah layanan berlangganan streaming, yang mana ditawarkan secara online dengan beberapa program film dan televisi, termasuk beberapa program yang dibuat oleh Netflix sendiri.

Model bisnis awal Netfilix adalah penjualan DVD dan rental melalui pengiriman. Satu tahun setelah berdiri, Netfilix fokus kepada penyewaan DVD dari pada penjualan DVD, sehingga bisnis usaha penjualan DVD ditinggalkan. Pada tahun 2007, Netflix memperluas bisnisnya dengan mengenalkan media streaming namun tetap mempertahankan layanan penyewaan DVD dan Blu-ray. Perusahaan ini memperluas usahanya secara internasional, dengan layanan streaming tersedia di Canada pada tahun 2010 dan terus berkembang layanan tersebut sejak saat itu. Sejak Januari 2016, layanan Netflix telah beroperasi lebih dari 190 negara, layanan ini tersedia secara bebas di Internet kecuali daratan China, Suriah, Republik Krimea, dan Indonesia (beberapa penyedia layanan internet memblokirnya karena masalah sensor).

Netflix memasuki industri produksi-konten pada tahun 2012, dengan debut series pertama mereka Lilyhammer. Netflix telah memperluas produksi film dan serial televisi sejak saat itu secara besar-besaran, dengan menawarkan konten “Netflix Original” melalui perpustakaan digital milik mereka baik dilayanan televisi maupun film. Netflix telah merilis lebih dari 126 “Original Series” atau film ditahun 2016, lebih dari keseluruhan jaringan kabel atau layanan channel.

Sejak Juli 2018, Netflix memiliki lebih dari 130 juta total pelanggangan secara internasional, termasuk 57.38 juta di Amerika Serikat sendiri. Upaya mereka adalah untuk memproduksi konten baru, mengamankan hak untuk konten tambahan, dan perbedaan melalui 190 negara telah mengakibatkan perusahaan untuk mengajukan miliaran utang jangka panjang: $21.9 milyar per September 2017, naik dari $16.8 milyar dari tahun sebelumnya, meskipun hanya $ 6,5 milyar dari ini adalah hutang jangka panjang; sisanya adalah kewajiban jangka panjang.

Kantor pusat Netflix beralamat di 121 Albright Way, Los Gatos, California, Amerika Serikat. Mereka juga memiliki kantor di Belanda, Brasil, India, Jepang dan Korea Selatan.

(bs)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending