BAIN HAM Minta Kapolda Sulsel Bebaskan Asrul - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

BAIN HAM Minta Kapolda Sulsel Bebaskan Asrul

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kasus yang menjerat Muhammad Asrul, seorang jurnalis beritanews.com di Palopo Sulsel,t mendapat pethatian serius dari sejunlah lembaga, salah satunya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) di Makassar.

Wakil Ketua Umum (OKK) DPP BAIN HAM RI yang juga mantan Kordinator Advokasi Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Djaya Jumain menyayangkan penahanan Muhammad Asrul oleh pihak Polda Sulsel.

Djaya menilai, pelapor Farid Kasim Judas yang juga putra Wali Kota Palopo harusnya mengunakan hak jawab terkait berita dugaan korupsi bukan dengan tindakan melaporkan jurnalis ke Polda Sulsel dengan menerapkan UU ITE.

alterntif text

“Kerja-kerja jurnalis secara jelas dan konkret telah tertuang dalam UU No. 40/1999 tentang Pers sehingga segala bentuk tindakan yang berkaitan dengan kerja-kerja dan karya junalistik seharusnya menggunakan UU Pers dan menjadi rujukan dan pembanding bagi penegak hukum,” jelasnya kepada media, Rabu (5/1/2020) malam.

Djaya yang juga mantan Wartawan KBR 68 H Jakarta, RCTI dan KompasTv ini meminta Kapolda Sulsel membebaskan Muhammad Asrul dari tahanan dan lebih baik menyelesaikan kasus tersebut dengan jalan mediasi dan damai.

Apabila penahanan Muhammad Asrul terus dilanjutkan, kata dia, akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat dan sangat berentangan dengan UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pedapat di Muka Umum & UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending