Peluang Danny Pomanto Merebut Dukungan Parpol | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Peluang Danny Pomanto Merebut Dukungan Parpol

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pilkada Makassar 2020 semakin dekat. Beberapa parpol di Makassar telah menetapkan nama bakal calon (balon) guna diusulkan mendapat rekomendasi usungan. Dari beberapa parpol yang telah membuka penjaringan, nama petahana Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto paling mendominasi.

Partai Golkar Sulsel melalui Tim 9 mengirim tiga nama ke DPP, belum lama ini. Ketiga nama itu ditetapkan dengan mengacu pada tingkat survei serta hasil uji kompetensi.

Nama Danny Pomanto berada di posisi teratas, diikuti dua figur lain, yakni Syamsu Rizal Mi (Deng Ical) dan Irman Yasin Limpo (None). Sedangkan usungan Golkar di Pilkada Makassar 2018, Munafri Arifuddin alias Appi terdepak dari bursa 01 calon wali kota di patai berlogo beringin rindang itu.

“Memang tim 9 juga bersepakat hanya tiga nama dikirim. Dari tiga nama itu ada pertimbangan dan kenapa Appi tidak masuk karena sudah diberikan ruang (Pilwali 2018) namun tidak menang. Dari hasil uji kopentesi itu yang saya sebut tadi masuk tiga besar, Appi masuk urutan keempat,” kata Ketua Ketua Tim 9 Golkar Sulsel, Kadir Halid.

Tak lama setelah Golkar, PKS Makassar juga mengirim 9 nama ke pengurus pusat. Dari 9 nama itu, Danny Pomanto diantaranya. Hasil survei internal PKS juga menampatkan Danny Pomanto di posisi teratas, disusul Muhammad Iqbal Djalil (Ije), Deng Ical serta Munafri Arifuddin (Appi) di posisi keempat.

“Danny Pomanto. Tetapi bukan itu yang menentukan bahwa dia nanti akan kita usung,” kata Ketua DPD PKS Kota Makassar Anwar Faruq saat dihubungi, Selasa (11/2/2020).

NasDem sebelumnya juga memberi isyarat mendukung Danny. Sambutan positif Ketua Umum NasDem Surya Paloh kepada Danny serta postingan foto simluasi pasangan calon yang diunggah Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse di media sosial beberapa waktu lalu.

Meski berstatus kader, Danny juga masih punya pesaing, diantaranya nama Irman Yasin Limpo atau None yang tak lain adik kandung Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan Ketua DPD NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi (Cicu).

Cicu yang coba dikonfirmasi mengaku semua kandidat yang terjaring NasDem telah dikirim ke DPP. Hanya saja, piahknya mengaku belum mengetahui siapa yang akan mendapat rekomendasi nantinya.

alterntif text

“Semua diusulkan. Ndak tau pi (rekomendasi),” tulis Cicu lewat WhatsApp.

PAN sejauh ini belum menetapkan balon untuk dikirim ke DPP. Namun Danny mendapat signal dukungan dari beberapa kader PAN yang duduk di DPRD Makassar.

Nama Danny juga masuk dalam bursa calon usungan di PDIP bersama kader internal, Yaqin Padjalangi. PDIP merupakan partai peraih kursi ketiga di parlemen setelah NasDem dan Demokrat.

Partai berlogo banteng itu juga disebut-sebut telah melakukan survei internal sebagai acuan dalam menetapkan calon usungannya.

Sementara di Gerindra, Danny bersaing dengan beberapa figur lain, salah satunya Munafri Arifuddin yang sebelumnya juga diusung Gerindra.

Ketua DPC Gerindra, Erik Horas belum lama ini mengaku tak mau lagi menjadi penonton dalam event lima tahunan itu. Meski pihaknya tetap membuka peluang bagi figur eksternal, termasuk Danny Pomanto.

Berkaca pada Pilkada Makassar 2018 lalu, Danny Pomanto pernah menelan pil pahit lantaran tidak mendapat rekomendasi usungan parpol pemegang kursi di parlemen.

Saat itu, Danny mengambil jalur perseorangan di KPU Makassar bersama pasangannya, Indira Mulyasari, meski akhirnya tereliminasi lantaran laporan dugaan pelanggaran pilkada.

Rival Danny, Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Apipi-Cicu) menjadi pasangan tunggal saat itu, namun gagal setelah kalah peroelahan suara dengan kotak kosong.

Maqbul Halim selaku Juru Bicara Danny Pomanto ikut bersuara. Ia tak menampik jika hasil survei bukan menjadi ukuran sebagian parpol dalam menetapkan calon kepala daerah.

“Setiap partai punya standar dan kebijakan yang tidak sama dalam menentukan calon kepala daerah. Kalau karena survei yang tinggi, dapat dipastikan DP (Danny Pomanto) dicalonkan partai pada 2018 lalu,” sebut Maqbul.

Namun begitu, Maqbul menyatakan bahwa keikutsertaan Danny dalam proses penjaringan di hampir semua parpol merupakan gambaran bahwa Danny siap dicalonkan parpol pengusung.

“Yang paling utama, DP siap dicalonkan oleh partai politik,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Danny Pomanto beberapa waktu lalu telah mengambil aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di KPU Makassar sebagai upaya alternatif jika dirinya kembali gagal maju lewat jalur partai.

(**)

BAGIKAN:
Comments

Trending