Kondisi Keuangan Carut Marut, Arsony Janji Benahi PD Terminal - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Kondisi Keuangan Carut Marut, Arsony Janji Benahi PD Terminal

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menggelar rapat koordinasi pertama degan Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro, Kamis (13/2/2020).

Dalam rapat yang digelar di ruang Komisi B DPRD Makassar tersebut, terlihat Dirut PD Terminal Makassar Metro yang baru, Arsony begitu semangat menyampaikan apa-apa saja yang akan ia kerjakan kedepan dan juga masalah apa yang ditemukan sejak masuk kantor.

“Kami hanya menggambarkan situasi terkini terkait dengan ilustrasi-ilustrasi, terus kami juga belum merumuskan secara konferensi tentang apa-apa yang akan kami lakukan disana,” kata Asrony

Ia menyampaikan akan berusaha memperbaiki seluruh kekurangan PD Terminal Makassar Metro Makassar selama ini meskipun keuangannya di anggap carut marut.

“Pertama adalah untuk meningkatkan sara dan prasaran degan seadanya begitu, dengan situasi kondisi keuangan kita yang carut-marut. Kedua adalah bagaimana sedikit meningkatkan income, berusaha mengupgrade retribusi dan omset kita,” terangnya.

Penurunan fungsi, disebut Arsony, ditegarai dua masalah besar yakni terminal liar dan terminal bayangan. Terminal bayangan yang menggunakan bahu jalan disebut sepanjang Jalan Urip Sumoharjo hingga batas kota (Maros).

alterntif text

Dan terminal bayangan sendiri Yang dimaksudkan adalah adanya aktifitas yang menyerupai terminal mulai dari proses tunggu penumpang hingga kegiatan bongkar muat barang.

Dari data PD Terminal Makassar Metro disebut tercatat ada 26 perusahaan Bus degan jumlah armada mobil jet (Bus) mencapai 800an.

Lanjut, dalam rapat degan dewan tersebut Arsony juga menyampaikan terminal yang di kelola PD Terminal Makassar Metro. Dimana Terminal Malengkeri dan Terminal Daya tuercat sebagai aset PD Terminal.

“Penghasilan kami perbulan itu sekitar Rp300 juta, dari dua unit terminal. Malengkeri Rp100 dan selebihnya Terminal Daya,” ungkap Arsony.

Sementara ketua Komisi B, William Laurent mengatakan pemanggilan pimpinan Perusda yang baru itu disebut untuk mendengarkan apa-apa saja yang akan menjadi program mereka, baik program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

“Sama degan PD Terminal misalnya. di pos itu ada satu dua orang lalu kemudian ada yang lebih membutuhkan maka kita akan pindahkan le pos lain. Yah mungkin itu akan menjadi fokus kita, pembenahan Perusda ini,” singkat William.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending