Kembali Pimpin PDAM Makassar, Hamzah Ahmad Akan Lakukan Ini - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Kembali Pimpin PDAM Makassar, Hamzah Ahmad Akan Lakukan Ini

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Hamzah Ahmad baru saja menjalani proses pelantikan menjadi Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar, periode 2020-2025.

Hamzah dilantik oleh PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, bersama dua direksi lain, yaitu Sulprian selaku Direktur Umum, Imran Rosyadi Adnan selaku Direktrur Teknik, serta Asdar Ali selaku Direktur Keuangan. Pelantikan berlangsung di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum, Jalan Sam Ratulangi, Selasa (18/2/2020).

Anca, sapaan akrab Hamzah Ahmad diketahui pernah menjabat sebagai Dikertur Keuangan dan juga Pelaksana tugas (Plt) direktur umum saat perusahaan itu masih berstatus perusda atau yang dikenal dengan singkatan PDAM.

Usai dilantik, Anca kepada media menegaskan komitmennya untuk mewujudkan agenda utama yang disampaikan Iqbal Suhaeb.

Ada dua agenda utama yang akan ia siapkan sesuai arahan Pj Wali Kota, Iqbal suhaeb, yakni mengatasi tingkat kehilangan kapasitas akibat pencurian air serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

alterntif text

“Dan memang, sejak lima bulan terakhir menjabat pelaksana tugas, kami telah melakukan evaluasi mengenai langkah yang akan dilakukan. Cakupan layanan kita saat ini baru mencapai 72 pesen. Olehnya kita akan bersinergi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, termasuk dengan Pemerintah Propinsi Sulsel, Pemkot Makassar, pemda yang terkait, juga dengan aparat hukum,” ujar Hamzah.

Strategi lainnya yang akan dilakukan dalam menekan kebocoran air menurutnya, yakni akan memberikan tugas tambahan kepada tenaga baca meter untuk melakukan deteksi terhadap titik yang berpotensi mengalami kebocoran, termasuk melibatkan seluruh karyawan, tokoh-tokoh masyarakat dan juga warga kota untuk saling berkordinasi mengatasi masalah ini.

“Tingkat pencurian air berdasarkan estimasi kita masih sangat tinggi, banyak pipa lama yang harus diganti. Sebenarnya ketersediaan air baku lebih dari cukup untuk mensuplai warga Makassar,” ucapnya.

Cadangan air baku saat ini, kata dia, di atas 8.000 liter perdetik, sedang kebutuhan air bersih di Makassar lima tahun kedepan cukup dengan 500 liter perdetik.

“Jadi saya kira tidak ada masalah. Hanya saja tantangan kita yakni bagaimana mendapatkan izin lintas wilayah yang melibatkan Pemerintah Propinsi Sulsel dan juga pemerintah pusat, ini yang segera akan kita upayakan,” pungkasnya.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending