Dugaan PHK Sepihak Karyawan Mall DGS, Mahasiswa Megadu ke Dewan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Dugaan PHK Sepihak Karyawan Mall DGS, Mahasiswa Megadu ke Dewan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Puluhan mahasiswa dari Badko Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Sulselbar mendatangi gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Rabu (19/2/2020) sore.

Kedatangan mereka untuk mengadvokasi sejumlah karyawan PT. Makassar Rezki Cemerlang selaku pengelola Mall Daya Grand Square (DGS) yang mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari pihak managemen mall.

“Hasil penelusuran dan investigasi Badko HMI Sulselbar, bahwa terdapat beberapa dugaan pelanggaran Ketenagakerjaan dan eksploitasi terhadap hak-hak pekerja yang dilakukan oleh pengelola Mall Daya Grand Square terhadap puluhan pekerjanya,” ujar orator, Awal.

Pelanggaran-pelanggaran yang dimasukkan tersebut, lanjut mereka seperti ketidak jelasan kontrak kerja (PKWT dan PKWTT) antara pekerja dengan perusahaan. Terdapat diskriminasi dalam pengikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan Kesehatan sebagai perlindungan jaminan sosial terhadap para pekerja.

“Pengupahan di bawah standar UMP dan UMK. Pemutusan Hubungan kerja (PHK) secara sepihak atau cacat prosedural oleh Perusahaan dan Pemotongan gaji/upah dilakukan tanpa perincian yang jelas atau tidak transparan,” bebernya.

Dari seluruh pelanggaran itu, menurut mereka, sangat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan ketenagakerjaan sebagaimana diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, maupun dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2018 tentang Upah Minimum.

alterntif text

Adapun tuntutan aksi mereka yang ditulisak dalam surat yang dibagikan yang ditandatangani langsung oleh ketua Umum Badko HMI Sulselbar, Lanyala Soewarno adalah:

1. Mengecam segala bentuk tindakan eksploitasi terhadap hak-hak pekerja dan mendesak Pihak Pengelola Daya Grand Square (PT. Makassar Rezky Cemerlang) agar segera memenuhi hak-hak pekerjanya dan melakukan kewajiban berdasarkan ketentuan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.

2. Mendesak dinas ketenagakerjaan (Disnaker kota Makassar dan Disnaker Prov. Sulsel) untuk segera mengevaluasi dan melakukan penindakan kepada pihak PT. Makassar Rezki Cemerlang dalam rangka penegakan aturan ketenagakerjaan.

3. Mendesak DPRD Kota Makassar yang membidangi perizinan dan ketenagakerjaan agar segera memanggil pihak terkait demi pemenuhan hak-hak dan kesejahteraan pekerja serta penegakan peraturan ketenagakerjaan.

Aksi tersebut hanya berlangsung sekitar tiga puluh menit saja. Tidak ada anggota DPRD yang menemui mereka mengingat jam kantor telah selesai.

Hingga berita ini dilansir, pihak manajemen mall belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending