Apartemen Elite di Makassar Dijadikan Sarang Narkoba - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Apartemen Elite di Makassar Dijadikan Sarang Narkoba

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Satuan Narkoba Polretabes Makassar berhasil membekuk komplotan pengedar tembakau sintesis di Apartemen Vida View, Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel.

Dalam penangkapan itu, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menetapkan 21 tersangka, dua diantaranya wanita. Kasus ini terungkap berawal saat petugas mencurigai adanya aktivitas transkasi narkoba di sekitar apartemen tersebut.

“Petugas melakukan pengintaian pada Sabtu lalu dan melihat tiga orang mengambil sebuah barang di sebuah pot bunga sekitar apartemen. Saat digeledah ternyata narkoba jenis tembakau sintesis golangan satu,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, SIK bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Yudhiawan dan Dir Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan, SIK saat merilis kasus itu di Apartemen Vida View, Selasa (25/2/2020).

Dari informasi tersangka yang diamankan diketahui barang tersebut dipesan melalui media sosial, Instagram. Terdapat lima lokasi penyimpanan barang bukti dan semua berada di area apartemen serta di sejumlah kamar apartemen yang disewa tersangka.

alterntif text

“TKP pertama di area apartemen ada 3 tersangka, TKP kedua di dalam kamar lantai 19 ada  7 orang, TKP ketiga kamar lantai 20 ada 5 orang  dan TKP keempat kamar lantai 21 ada 4 orang dan TKP kelima kamar lantai 23 ada 2 orang tersangka,” sambungnya.

Sementara Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan menambahkan, aturan-aturan dalam apartemen itu sudah jelas melarang membawa narkoba. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan pengelolah apartemen agar meningkatkan pengawasan.

“Mereka menggunakan apartemen mungkin karena merasa lebih aman dan mereka sudah menggunakan modus – modus baru dalam pemasaran barang tersebut,” katanya.

Para pelaku telah memproduksi narkoba jenis tembakau sintesis di apartemen tersebut sejak empat bulan lalu.

Adapun para tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 tentang narkotika kemudian pasal 132 tentang persongkokolan dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending