Dewan Sedih Damkar Makassar Sering Kena Prank - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Dewan Sedih Damkar Makassar Sering Kena Prank

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar ikut prihatin dengan ulah oknum warga yang sering jahil ke Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Makassar.

Damkar belum lama ini sempat kecolongan usai menerima panggilan darurat oleh oknum tak bertanggung jawab di wilayah Sudiang, Kecamatan Biringkanayya. Pelakunya diketahui menggunakan telpon rumah sehingga sulit untuk dilacak.

Kepala Damkar Kota Makassar, Taufik Rahman mengatakan, kejadian seperti itu sudah sangat sering dialami pihaknya. Namuan di sisi lain, Damkar harus merespon setiap panggilan darurat sebagai bentuk tanggugjawab tugas.

“Bahaya kebakaran ini kan kita juga tidak bisa bilang kita menunggu dulu. Tapi kita sudah biasa hadapi itu namanya dinamika di masyarakat,” ucap Taufik.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Fatma Wahyuddin angkat bicara. Fatma menaruh prihatin dengan fenomena prank yang ikut berimbas pada tugas Damkar Makassar

Dia mengimbau agar masyarakat ikut menjaga marwah Damkar Makassar, dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang banyak.

alterntif text

“Persoalan musibah seperti ini, janganlah main-main karena inikan menyangkut nyawa seseorang. Kasihan juga Damkar kalau ada yang menelpon terus ternyata tidak terjadi,” kata Fatma, sedih.

Politisi Demokrat memahami kondisi Damkar yang sering berada pada posisi dilema, dimana setiap kali lamban merespon panggilan darurat selalu jadi sorotan.

“Kalau misalnya ada telpon dari masyarakat terkait aduan kebakaran itu tetap dilayani semua karena kan kita tidak bisa tahu, kita tidak bisa filter juga siapa yang memang betul dan tidak. Apapun jenisnya itu saya kira harus memang tetap dilayani masyarakat,” jelasnya.

Fatma melalui DPRD juga berencana akan melakukan komunikasi dengan dinas lain, guna membahas langkah antispasi maraknya aduan palsu yang masuk ke Damkar.

“Nanti kita akan coba komunikasikan dengan Kominfo terkait masalah ini, kalau memang diperlukan kita akan panggil,” tutupnya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending