Peduli Swasembada Pangan, Ratusan Petani Turikale Sambut Amirullah Nur - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Peduli Swasembada Pangan, Ratusan Petani Turikale Sambut Amirullah Nur

Published

on

Makassartoday.com, Maros – Ratusan petani dari berbagai kelompok tani di Talamangape, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale menyambut haru dan gembira kedatangan salah satu bakal calon Bupati Maros 2020, Amirullah Nur Saenong. Oleh para petani, Amirullah dianggap sosok yang jauh dari korupsi dan peduli dengan petani Maros.

Para petani ini tidak menyangka kalau undangannya beberapa hari yang lalu kepada Amirullah untuk hadir bersama para petani di Balla Petani tempat mereka istirahat di tengah sawah direspon cepat.

Perasaan haru dan gembira itu pun mereka ungkapkan saat Amirullah tiba di lokasi, Minggu (1/3/2020) pagi. Para petani tampak berebut memeluk Amirullah dan langsung mengaraknya ke Balla Petani yang sudah mereka siapkan.

“Terima kasih Pak Amir sudah tiba di sini memenuhi undangan kami. Sebenarnya sudah lama kami ingin jumpa Pak Amir setelah mendengar dari beberapa orang kalau Pak Amir mau maju sebagai calon bupati. Sebagai bentuk kecintaan kepada Pak Amir, insya Allah seluruh petani disini siap mendukung dan mensukseskan niat baik Pak Amir,” ungkap Ahmad, salah satu tokoh petani.

Menurut Ahmad, dukungan para petani itu tentu tidak diobral begitu saja. Mereka memilih dan memutuskan sikapnya setelah tahu kalau Amirullah adalah sosok sombere yang peduli kepada nasib para petani. Lebih dari itu, lanjutnya, Amirullah juga orang yang secara pribadi sudah cukup diberi kelebihan rizki sebagai pengusaha.

“Ini artinya, kalau Pak Amirullah terpilih sebagai bupati, beliau sudah tak perlu lagi korupsi,” tegasnya.

Ahmad juga mengaku semakin yakin dukungannya itu setelah mengetahui dari media bahwa Ibunya Amirullah sudah berpesan kepadanya saat beliau meminta restu. Diantara pesan itu, Ibunya meminta Amirullah agar saat terpilih nanti, jangan korupsi, jangan sakiti rakyat dan harus peduli dan menyayangi anak-anak yatim.

“Buat kami sebagai petani, jika pesan ini dapat diwujudkan, pasti seluruh rakyat akan senang punya pemimpin baru seperti Pak Amir,” tandasnya.

Sementara, Amirullah yang ditemui wartawan di tengah-tengah acara mengaku terharu atas sambutan yang diberikan para petani kepadanya.

“Ini luar biasa, bikin saya merinding. Diluar dugaan saya, para petani itu begitu rela menyiapkan aneka makanan kampung dan mengajaknya makan bersama diatas daun pisang. Rasanya saya ingin menangis saja. Apalagi, diluar dugaan juga, saat pulang meninggalkan lokasi, saya juga diberi oleh-oleh aneka hasil tani seperti ubi, pisang dan pepaya,” ungkapnya.

Buat Amirullah, apa yang dilakukan para petani kepada dirinya itu memberikan makna dan pesan sangat penting, bahwa dirinya tak boleh main-main, apalagi menganggap sepele masyarakat bawah, termasuk petani. Mereka adalah orang-orang yang harus mendapat sentuhan nyata dengan berbagai kebijakan yang pro rakyat.

“Kalau rakyat kecil begitu hormat kepada pemimpin, harusnya pemimpin juga bisa lebih hormat kepada rakyatnya. Jangan mentan-mentang pemimpin memperlakukan rakyat seenaknya,” tegasnya.

Amir berjanji, jika terpilih nanti, berbagai upaya akan dilakukan lewat kebijakan yang dibuatnya untuk lebih memperhatikan nasib para petani, terutama dalam konteks mendorong mereka menuju swasembada pangan.

“Kalau kita mau jujur, sebagian nasib dan masa depan kita itu ada pada para petani yang terus bekerja keras menghasilkan taninya baik berupa padi, buah-buahan dan sayuran,” katanya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Amirullah juga berpesan kepada para petani untuk tidak segan-segan mengingatkan dan menegur dirinya jika ada sikap, perkataan atau bahkan kebijakan yang dinilainya tidak baik, apalagi merugikan rakyat.

“Mohon ibu ibu, bapak bapak, jangan sungkan ingatkan saya, tegur saya, jika suatu saat saya dianggap salah,” tegasnya.

(ADV)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending