WNA Terciduk Jualan Di Pasar Butung, Ini Penjelasan Pihak Imigran - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

WNA Terciduk Jualan di Pasar Butung, Ini Penjelasan Pihak Imigran

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Warganet di kota Makassar sempat dibuat heboh dengan seorang perempuan berstatus WNA bernama Zuleykha yang berjualan pakaian lewat media sosial (medsos). Aksi itu ternyata berbuntut panjang. Zuleykha kemudian diamankan oleh petugas Rumah Detensi Imigran (Rudenim), di area Pasar Butung, kota Makassar, saat tengah menjual pakaian, Senin (9/3/2020) lalu.

Perempuan asal Afganistan itu sebelumnya membantah jika dirinya bekerja di toko tekstil Pasar Butung, tapi berdalih hanya membantu rekannya. Meski begitu, petugas Rudenin Makassar hanya memberikan pembinaan kepada Zuleykha agar tidak mengulangi perbuatannya. Pihak Rudenin Makassar menyebut tindakan Zuleykha bagian dari pelanggaran keimigrasian.

“Dia (Zuleykha), sebelumnya berada di Medan Sumatra Utara setelah meninggalkan Afganistan, selanjutnya Zuleykha dipindahkan ke Makassar. Keberadaan Zuleykha di Indonesia juga sudah enam tahun. Kami mengamankannya karena kedapatan berjualan online disebuah toko,” kata Kepala Rudenin Makassar, Togol Situmorang, Selasa (10/3/2020).

alterntif text

Togil menjelaskan, aturan yang berlaku tidak memperbolehkan imigran bekerja, berdasarkan Lampiran Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: IMI-1489.UM.08.05 Tahun 2010 tanggal 17 September 2010

“Aturan itu terdapat aturan perihal aktivitas bekerja bagi pengungsi. Lampiran itu memuat ‘Surat Pernyataan Pengungsi’ yang harus ditandatangani pengungsi yang bersertifikat UNHCR,” jelasnya.

Poin keempat, kata dia, mengatur tentang larangan bekrja bagi imigran (pengungsi). “Nah pengungsi harus taat terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk tidak boleh mencari kerja, melakukan kegiatan yang berhubungan dengan mendapatkan upah, mengendarai kendaraan tanpa surat izin mengemudi, serta menjaga ketertiban lingkungan sekitarnya,” sambungnya.

(Askay Khan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending