PDIP Buka Peluang Usung Non Kader Di Pilkada 2020 - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

PDIP Buka Peluang Usung Non Kader di Pilkada 2020

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Sekertaris Jenderal (Sekjend) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan partainya membuka peluang sebesar-besarnya bagi kandidat non kader untuk diusung di Pilkada 2020. Hal itu disampaikan Hasto saat menanggapi pertanyaan awak media terkait kriteria kandidat yang akan diusung PDIP.

“Kami harus membuka seluruh panca indera politik kami. Hal yang ideal di dalam berpolitik. Partai membuka diri, pengalaman mengusung Prof. Nurdin Abdullah, dan artinya partai membuka diri, partai melihat siapa yang oleh rakyat itu dinilai baik,” tegas Hasto, usai menghadiri Rakerda PDIP Sulsel, di Hotel Claro, Makassar, Kamis (12/3/2020).

Hasto megatakan, PDIP harus senapas dengan pilihan rakyat, dan tidak ingin salah dalam menentukan usungannya. Dimana calon yang akan diusung adalah calon yang dikehendaki rakyat, meski figur internal juga menjadi pertimbangan.

“Bisa perpaduan antara kader dan non kader, bisa juga kader seperti di Solo. Itu kita usung itu adalah yang memiliki rekam jejek secara baik, dan kuat dengan partai (PDI Perjuangan),” tambahnya.

Diketahui, pekan depan PDI Perjuangan bakal mengumumkan bakal calon usunganya. Dari 12 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada di Sulsel, hanya dua pasangan calon yang telah mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di DPP PDI Perjuangan.

alterntif text

Dimana persetujuan itu ada sejak dari tanggal 19 Februari 2020 lalu yang jatuh kepada Paslon Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto-Andi Makkassau dan paslon Bupati Selayar, Basli Ali-Saiful Arif. Dan 10 kabupaten/kota lainya disebut masih akan dirembukkan di internal PDI Perjuangan.

“Senin (16/3/2020) akan kami putusakan. Nanti kita lihat laporan dari Pak Ridwan Andi Wittiri karena beliau juga nanti akan kami hadirkan. Mana yang siap (usung) kita akan langsung munculkan, mana yang memerlukan dukungan partai politik lain kami akan dialogkan dulu,” jelas Hasto.

Selain itu, pihaknya juha masih lmembuka peluang dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Pilpres 2018 lalu untuk kembali bersama di Pilkada Serentak 2020.

Adapun partai yang tergabung dalam KIH adalah PDIP, PKB, NasDem, Hanura, PKPI, Golkar, PSI, PPP, dan Perindo.

“Kami memiliki ruang (Koalisi) untuk membahas hal tersebut (Pilkada) secara bersama sama,” kata Hasto.

Ia menyebut, PDIP suda punya gambaran kolisi di tiap-tiap daerah yang menggelar Pilkada serentak tahun 2020. Utamanya dalam Kolisi Indonesia Maju.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending