4 Pelaku Hipnotis di Gowa dapat Hadiah Timah Panas - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

4 Pelaku Hipnotis di Gowa dapat Hadiah Timah Panas

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil meringkus sindikat pelaku penipuan dengan modus berkedok hipnotis, Rabu (11/3/2020), sekitar pukul 21.00 WITA.

Empat orang pelaku berhasil diringkus di empat lokasi berbeda berinisial Amri Dg Rangka (51) yang berperan sebagai otak pelaku dan menghipnotis korban kemudian tiga pelaku lainnya Agus Dg Siama (46) berperan sebagai sopir, Abdul Haris (32) berperan sebagai sopir dan menyiapkan kendaraan serta Sudarmin (38) yang ikut berperan menyiapkan kendaraan untuk digunakan otak pelaku beraksi.

“Modus para pelaku melakukan aksi dengan berpura-pura menjadi warga dari Malaysia dan berlogat bahasa Melayu kemudian menjadi penumpang lalu menghipnotis korbannya,” ungkap Kasubbag Humas Polres Gowa, Jumat (13/3/2020).

Selain otak pelaku terdapat rekannya yang bertindak sebagai supir angkutan daerah kemudian ikut berperan sebagai pembeli agar korban percaya dan setelah korbannya terpengaruh selanjutnya otak pelaku menawarkan perhiasan.

“Dalam melakukan aksi juga dibantu oleh 2 rekannya yang lain dan bertugas mengawal aksi otak pelaku Amri (51), dengan menggunakan satu unit mobil,” sambung Tambunan.

Sebelum para pelaku melakukan aksi terlebih dahulu saling menghubungi via telepon kemudian berkumpul di batas kota Gowa Makassar selanjutnya otak pelaku membagi tugas .

Tiga pelaku merupakan warga Takalar dan satu diantaranya warga Makassar yang notabene merupakan pengemudi angkutan umum antar daerah pada salah satu perusahaan jasa transportasi yang mana mobil tersebut digunakan untuk melakukan tindak pidana penipuan.

alterntif text

Pengungkapan berhasil dilakukan berawal anak korban mengetahui identitas kendaraan selanjutnya dilakukan penyelidikan dan diketahui bahwa kendaraan tersebut milik salah satu perusahaan jasa transportasi kemudian pihak perusahaan menghubungi pelaku Sudarmin untuk datang ke Polres Gowa.

“Saat terduga pelaku Sudarmin menyerahkan diri selanjutnya dilakukan introgasi namun tidak koperatif dan dengan interogasi secara mendalam kemudian pelaku mengakui perbuatannya dan menyebut pelaku lainnya,” kata Tambunan.

Tiga pelaku ditangkap di wilayah Makassar dan Takalar dan pasca diinterogasi kemudian dilakukan pengembangan dan penunjukan TKP kemudian para pelaku melakukan perlawanan dan melarikan diri lalu Tim Anti Bandit melakukan tindakan tegas dan terukur.

Dari hasil keterangan dari para pelaku menjelaskan bahwa aksi telah dilakukan kurang lebih 10 tahun yang lalu dan hingga saat ini sekitar 10 orang warga menjadi korbannya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal 378 dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Terpisah, Kapolres Gowa mengatakan, dalam berharap kejahatan modus hipnotis segera diungkap dan dikembangkan, mengingat sudah banyak warga yang mengaku menjadi korban.

(Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending