Disdag Makassar: Mall Dan Minimarket Tetap Buka Seperti Biasa - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Disdag Makassar: Mall dan Minimarket Tetap Buka Seperti Biasa

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir mengatakan jam opersional untuk Mall, Hypermart, Supermarket, Minimarket dan toko klontingan (eceran) akan tetap beroperasi seperti biasanya dan tidak ada batasan jam transaksi jual beli.

Berbeda dengan jam operasioanl sejumlah pasar-pasar yang ada di Kota Makassar yang mulai besok akan beroperasi setegah hari saja atau hingga pukul 12.00 Wita saja.

“Untuk sementara belum ada batasan jam operasi,” kata Kadisdag Makassar, Muhammad Yasir kepada Makasartoday.com via WhatsAap, Senin (23/3/2020).

Namun demikian, Disdag Kota Makassar tetap melakukan upaya pencegahan. Dimana melalui surat edaran ber-nomor:800/0500/Disdag/III/2020 dituliskan tujuh poin yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha pusat perbelanjaan.

Berikut tujuh poin imbauan dalam surat edaran Disdag Kota Makassar.

1. Diminta kepada pelaku usaha menyediakan Hand sanitizer (cairan antiseptic) yang dapat digunakan oleh konsumen maupun karyawan.

2. Diminta kepada pelaku usaha untuk mengatur jarak (antrian, meja, tempat, duduk, dsb) antara pelanggan minimal 1 meter.

alterntif text

3. Diminta kepada pelaku usaha untuk secara rutin membersihkan fasilitas usaha/medium (meja, kursi, pintu, dsb) yang bersentuhan langsung dengan pelanggan dengan menggunakan cairan disinfektan atau cairan pembersih.

4. Diminta kepada pelaku usaha untuk menyediakan fasilitas EDC (Electronic data Capture) atau faslitas transaksi non tunai lainya untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19 melalui uang tunai.

5. Diminta kepada para dsntributor, pimpinan Mall, Hypermart, Supermarket, Minimarket dan tokoh agar tidak menaikkan harga untuk jenis barang tertentu serta tidak melakuka penimbunan khusunya sembilan bahan pokok.

6. Diminta kepada pihak apotik untuk tidak menaikkan harga tinggi untuk produk masker, cairan antiseptic dn sejenisnya serta membatasi setiap pembelian olehkonsumen maksimal 2 (dua) pcs.

7. Diminta kepada masyarakat (konsumen) untuk tidak panik dan tidak membeli produk secara berlebihan khusunya kebutuhan bahan pokok yang dapat merugikan warga lain yang membutuhkan.

“Surat ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dilakukan evaluasi sesuai perkembangan penyebaran penyakit covid-19 di indonesia khususnya Makassar,” tulis dalam surat edaran itu yang ditandatangani langsung oleh Muhammad Yasir pada tanggal 19 Maret 2020.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending