Khawatir Corona, Aparat Di Makassar Bubarkan Pengunjung Warkop - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Khawatir Corona, Aparat di Makassar Bubarkan Pengunjung Warkop

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Aparat gabungan TNI/Polri dan unsur pemerintah kecamatan membubarkan sekumpulan pengunjung warung kopi (warkop) dan cafe di wilayah Kecamatan Panakkukang, kota Makassar, Sulsel, Selasa (23/2/2020) malam.

Pihak kepolisian setempat mengatakan, pembubaran aktivitas berkumpul dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 atau virus Corona dan sebagai langkah penerapan Social Distancing yang sebelumnya telah dtetapkan pemerintah.

Beberapa lokasi warkop dan cafe yang menjadi sasaran petugas seperti di Jalan Pengayoman, Jalan Toddopuli Raya, Jalan Toddopuli Raya Utara, Jalan Pandang Raya, Jalan Topaz Raya, Jalan Boulevard, Jalan AP Pettrani dan Jalan Hertasning.

Kedatangan petugas sempat tak membuat pengunjung bergeming dari kursi mereka. Namun setelah dilakukan peringatan berulang kali, akhirnya para pengunjung sepakat meninggalkan lokasi.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman dalam keterangannya menjelaskan, giat yang dilakukan pihaknya bersama Koramil dan Pemerintah Kecamatan Panakkkukang dalam rangka sosialisasi penanganan virus Covid-19.

alterntif text

“Kita sosialisasi melakukan pendekatan persuasif kepada para pengunjung agar sementara waktu lebih banyak di rumah dulu,” ucapnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengeluarkan Maklumat Kapolri Mak/2/III/2020. Dalam maklumat, Idham menyatakan bahwa langkah tersebut akan dilakukan guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat secara umum. Terlebih, pemerintah pusat dan daerah pun telah mengeluarkan kebijakan penanganan virus corona, sehingga Polri akan turut mengambil peran.

Dalam maklumat, Idham meminta agar masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang atau massa dalam jumlah besar. Baik di tempat umum mau pun lingkungan sendiri.

Kegiatan yang dimaksud dapat berupa pertemuan sosial, budaya dan keagamaan seperti seminar, lokakarya, sarasehan, dan sebagainya.

Kegiatan lain yang dimaksud yaitu konser musik pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsionis keluarga, olahraga, kesenian dan jasa hiburan.

(Askay Khan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending