Penjelasan Lengkap Terkait 2 Pasien Baru Positif Corona di Sulsel - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Penjelasan Lengkap Terkait 2 Pasien Baru Positif Corona di Sulsel

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kasus virus Corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkat. Dilansir dari https://covid19.sulselprov.go.id/ sebagai link update Covid-19 Sulsel tercata ada penambahan dua orang pasien baru positif Corona dari yang  sebelumnya hanya dua orang.

Tiga pasien positif masih dalam perawatan, sementara satu pasien lainnya sudah meninggal dunia sejak tanggal 15 Maret lalu.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga naik  per hari ini. Dari pukul 09.46 Wita tercatat dari 54 orang menjadi 60 orang PDP pada pukul 21.00 Wita. Masih Dirawat 47 orang menjadi 53 orang dan Pulang/Sehat 7 orang.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebelumnya 149 orang naik menjadi 153 orang. Proses Pemantauan sebelumnya 115 orang naik jadi 117 orang dan Selesai Pemantauan sebelumnya 34 orang naik jadi 36 orang.

Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, dua pasien yang baru dinyatakan positif Corona telah terkonfirmasi oleh pemerintah pusat.

“Sesuai yang diinformasikan oleh pemerintah pusat bahwa di Sulsel ada dua kasus baru sehingga data di Sulsel menjadi empat,” kata Ichsan dalam konferensi pers via aplikasi zoom, Selasa (24/3/2020), siang tadi.

Ketiga pasien tersebut dikatakan masih dalam perwatan. Namun khusus salah satu pasien positif Covid-19 asal Makassar sempat menjalani perawatan di Jakarta dan kini kondisinya sudah berangsur membaik serta telah dipulangkan ke Makassar.

alterntif text

“Pasien sebelumnya dirawat di Jakarta, pemeriksaan siapnya di sana. Kemudian dirujuk ke Makassar tanggal 20 Maret, dia melakukan pemeriksaan kesehatannya ke RS Grestelina. Ini menjadi prosedur kementerian karena sudah tidak ada gejala maka dikembalikan ke asalnya,” jelasnya.

Meski telah membaik, pasien itu disebut masi dalam pengawasan dan isolasi diri di rumah. Adapun gejala yang dialami yakni demam, sakit kepala, batuk dan sesak napas.

Selanjutnya pasien lainnya asal Kabupaten Pinrang yang saat ini sedang dirawat di RS Andi Makkasau memiliki riwayat perjalanan keluar negeri yakni umrah.

Adapun gejalanya sama, mengalami demam, sakit kepala, dan batuk. Namun saat ini kondisi pasien disebut dalam keadaan membaik.

“Jadi pasien nomor 557 ini berasal dari Kabupaten Pinrang, ia pernah pergi umroh pada tanggal 24 Februari sampai 8 Maret 2020. Pada 18 Maret dia dirawat di RS Fatimah Parepare, kemudian 17 Maret, pasien dirujuk ke RS Andi Makkasau Parepare,” tambahnya.

Ichsan tidak menjelaskan terlalu detai terkait satu pasien positif lainya. Selai itu, ia juga enggan membeberkan identitas pasien, berupa jenis kelamin dan alamat pasien.

“Tidak bisa kita umumkan identitas lengkap pasien jika pasiennya sendiri yang menolak, saya kira kode etiknya juga begitu,” tutupnya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending