Mata Rantai Corona Sulit Putus Jika Penerapan Social Distancing Masih Diabaikan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Mata Rantai Corona Sulit Putus Jika Penerapan Social Distancing Masih Diabaikan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Sudah lebih sepekan pemerintah menetapkan status Darurat Pandemi Covid-19, namun masih banyak warga yang terpantau melakukan aktivitas di luar rumah.

Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk melakukan berbagai upaya.

Menurutnya, mata rantai virus Corona akan sulit terputus bila mana penerapan Social Distancing (jaga jarak) Physical Distancing atau jarak fisik masih diabaikan warga.

“Memutus mata rantai penyebaran virus Corona hanya dengan cara melakukan Physical Distancing. Tapi sampai hari ini kami melihat kondisi di Makassar, khususnya masih ramai orang di jalan, seperti tak ada yang peduli imbauan pemerintah,” kata Cicu, sapaan karibnya, Kamis (2/4/2020).

Legislator Partai NasDem yang juga memiliki latar belakang ilmu kedokteran itu juga mengajak kepada warga Makassar, meningkatkan kesadaran untuk tetap berada di rumah sementara waktu. Hal itu guna mempercepat pemberlakukan status darurat, terlebih dalam waktu dekat memasuki bulan Ramdan.

“Kalau masyarakat kita taat, tentu mata rantai virus ini bisa kita putus dengan cepat, dengan begitu status darurat bisa segera berakhir. Tidak lama lagi Ramdan, jangan sampai ketidakdisipilinan kita ini memperpanjang status darurat sampai lebaran,” ucapnya.

alterntif text

Cicu menyadari, pandemi ini menimbulkan dampak ekonomi, khususnya bagi pekerja sektor informal. Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah, salah satunya dengan menyalurkan bantuan stimulan kepada masyarakat terdampak.

“Pemerintah harus memikirkan nasib pekerja sektor informal dengan memberi stimulan dan bantuan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudhiawan selaku Wakil Ketua Gugus Tugas dalam rapat perdana siang tadi menyampaikan sejumlah situasi di Makassar termasuk masih adanya kerumunan-kerumunan warga yang cukup banyak, meskipun telah dilakukan pembatasan aktifitas.

“Hampir semua angka saat ini masih menunjukkan peningkatan. Makanya kedisiplinan menjaga jarak tidak boleh kendor. Kami maklumi jika toko-toko untuk kebutuhan pangan dan obat-obatan yang masih buka, juga untuk warung-warung. Namun pembelinya harus Take Away,” tidak boleh tinggal nongkrong,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas bersama Yudhiawan bersama Sekda Kota Makassar, M.Ansar menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap setiap strategi dan langkah taktis yang dilakukan tim gugus tugas.

“Kunci yang kita lakukan saat ini yakni dukungan masyarakat untuk menghentikan pergerakan virus ini. Makanya kami minta dengan sangat agar mengikujti seluruh himbauan yang dikeluarkan pemerintah. Karena jika tidak, tentu saja ini akan menjadi percuma,” tegasnya.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending