Pasar Senggol Tutup, Pemkot Makassar Rugi Ratusan Juta - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

BISNIS

Pasar Senggol Tutup, Pemkot Makassar Rugi Ratusan Juta

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 50 persen sejak pengurangan jam operasional pasar-paar tradisional di bawah pengelolaannya.

Diketahui, pembatasan jam operasional pasar tradisional di Makassar diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Adapun pendapatan PD Pasar Makassar yang alami penurunan, utamanya pendapatan harian.

“Yang paling menurun pasar Senggol (Sambung Jawa) itu perkiraan saja Rp4 juta perhari, sekarang Senggol turup, berarti Rp4 juta juga (tidak ada). Pendapatan kita sebenarnya banyak dari jasa harian, kemudian produksi tapi itu tiap bulan, kebersihan, keamanan. Tapi Lebih ke jasa harian. Jasa harian itu kadang-kadang dua kali, pasar pagi dan sore,” terang Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan, Senin (6/4/2020).

alterntif text

Penuruan itu juga disebut sangat terlihat pada pendapatan bulanan PD Pasar. Sebelum pandemi Covid-19, PD Pasar Makassar bisa memperoleh pemasukan Rp1,4 sampai Rp1,5 milliar setiap bulannya.

Bahkan, kata dia, untuk menutupi gaji pegawai PD Pasar yang hampir mencapai Rp1 milliar tiap bulannya hanya didapat dari retribusi pedagang sembako, meskipun jam operasionalnya dibatasi.

“Tapi kalau kondisi ini bisa Rp700 juta. 50 persen penurunan. Untuk membayar gaji pegawai hampir Rp1 milliar, itulah tadi bagaimana caranya penjual sembako tetap buka dan tetap membuka jasa harian,” pungkasnya.

Terkait retribusi bagi pedagang disebut tetap diadakan, namun retribusi sorenya dihilangkan untuk sementara waktu selama ada pembatasan jam operasional pasar.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending