Baru Buka Sehari, Pasar Senggol Terancam Ditutup Lagi - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

BISNIS

Baru Buka Sehari, Pasar Senggol Terancam Ditutup Lagi

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Pasar Senggol (Sambung Jawa) kembali beroperasi, Senin (6/4/2020) malam, setelah lebih sepakan ditutup akibat pandemi Covid-19. Aktivitas di pasar malam itu kembali normal setelah batas waktu penutupan sementara yang dikeluarkan PD Pasar Makassar Raya telah berakhir sejak 31 Maret lalu. Para pedagang nekat kembali menjual di tengah Pandemi Covid-19, lantaran sudah beberapa hari tidak mendapat penghasilan.

“Lebih satu minggu kita tidak menjual. Kita juga tidak tahu sampai kapan. Jadi kemarin teman-teman buka saja. Banyak mengeluh karena tidak ada pemasukan,” keluh seorang pedagang Pasar Senggol, Mus Muliadi.

Sementara PD Pasar Makassar Raya mengaku telah memperpanjang masa penutupan sementara melalui surat edaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pembatasan jam operasional pasar-pasar tradisional. Perpanjangan dilakukan dengan melihat kondisi jumlah kasus Covid-19 yang sampai hari ini masih meningkat.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Makassar Raya, Basdir mengatakan, akan kembali melakukan koordinasi kepada pihak terkait guna mengikuti surat Intruksi Pj Wali Kota Makassar Nomor: 443.02/03/BU/IV/2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Covid-19.

“Iye, ada sebagian yang buka. Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait lainnya, termasuk pak camat, bimbas dan babinsa untuk melakukan penertiban dan sosialisasi serta edukasi langsung ke pedagang,” kata Basdir saat dikonfirmasi lewat via WahtsAap, Selasa (7/4/2020).

Basdir menyampaikan pihaknya telah memperpanjang surat edaran tersebut. Namun kata dia, perlu edukasi yang lebih lagi kepada para pedagang-pedagang.

“Perlu makin gencar edukasi. Tiap hari kodong turun ke pasar-pasar. Ini barusan dari pabaeng-baeng,” tambahnya.

Adapun isi surat edaran Nomor:

511.2/160/PD.PSR/III/2020, ditujukan kepada Kepala Pasar, Pedagang Pasar dan Pembeli terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dituliskan sejumlah poin yang dibagi menjadi tiga bagian, yakni SOP Umum, SOP Pegawi Unit, dan SOP Pedagang pada tanggal 23 Maret 2020 yang lalu yakni:

SOP Umum:

1. Jam operasional pasar disesuaikan dengan kondisi pasar masing- masing.
2. Mengatur jalur masuk dan keluar pengunjung pasar.
3. Menyiapkan sarana cuci tangan disetiap pintu masuk dan keluar pasar.
4. Melakukan penyemprotan disinfektan disetiap unit pasar.
5. Menyiapkan tenaga medis dan klinik disetiap pasar.
6. Menghentikan aktifitas pasar jika terjadi kondisi darurat.
7. Menyiapkan belanja online dan jasa pengantaran PD Pasar.

SOP Pegawai Unit:

1. Menggunakan masker ketika beraktifitas.
2. Mencuci tangan sesudah dan sebelum melakukan aktifitas.
3. Kolektor diwajibkan memakai sarung tangan dan masker saat melakukan penagihan.
4. Kepala unit memantau dan melaporkan perkembangan pasar masing-masing terkait wabah Covid 19.

SOP Pedagang:

1. Melakukan pembersihan diarea dagangannya.
2. Menggunakan sarung tangan dan masker.
3. Mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer setelah melakukan transaksi.
4. Menyemprot area dagangan sebelum dan sesudah melakuksn aktifitas.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending