Korban Tenggelam Di Jeneponto Ditemukan Meninggal - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Korban Tenggelam di Jeneponto Ditemukan Meninggal

Published

on

Makassartoday.com, Jeneponto – Imran (20), seorang pemuda yang tenggelam saat belajar berenang di sungai Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Jum’at (10/04/2020).

Sebelumnya, dilaporkan bahwa korban yang bersama ayah dan saudaranya hendak belajar berenang di Sungai Sapanang, namun nahas, korban yang sementara belajar berenang tenggelam sekitar pukul 12.30 Wita pada Kamis (09/04/2020).

Upaya pencarian yang dilakukan sejak kemarin hingga hari ini akhirnya membuahkan hasil. Korban yang berencana mendaftar TNI ini ditemukan oleh Tim SAR Gabungan meskipun dalam keadaan meninggal dunia. Hal itu ditegaskan olah Arman, Kordinator Basarnas Bantaeng yang terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Setelah melakukan pencarian sejak kemarin, pukul 09.00 tadi, korban ditemukan meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi dilaporkan tenggelam”, beber Arman.

Lanjut, Arman menyampaikan bahwa jazad korban langsung dievakuasi menuju rumah keluarga untuk diserahkan.

“Jenazah korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga untuk diaemayamkan”, ungkap Arman.

Sementara itu, Kepala Basarnas Makassar, Mustari, meyayangkan kejadian itu. Sebab niat belajar berenang malah membuat adanya korban jiwa. Karena itu, Kepala Kantor Basarnas Makassar yang memiliki wilayah kerja di daerah Sulawesi Selatan ini menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam proses latihan seperti itu.

“Kita tentu menyayangkan kejadian seperti ini sampai terjadi. Niat untuk latihan berenang harus mengutamakan keselamatan. Apalagi jika itu dilakukan di sungai yang berarus”, tutur Mustari.

Mustari berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat lainnya agar tidak membahayakan jiwa apabila akan belajar berenang.

“Kita berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat kita di Sulsel bisa tetap menjaga keselamatan apabila berkegiatan di daerah sungai”, tutup Mustari.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending