Perampok Rumah Pasien Covid-19 Menyerahkan Diri, Pelaku Masih Remaja - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Perampok Rumah Pasien Covid-19 Menyerahkan Diri, Pelaku Masih Remaja

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Empat pelaku aksi perampokan di rumah pasien Covid-19 di Jalan Haji Kalla II, Kecamatan Panakkukang, kota Makassar, Sulsel, menyerahkan diri ke Maplsek Panakkukang, Kamis (7/5/2020) malam.

Empat pelaku yang masih berusia remaja dan berprofesi sebagai buruh harian itu datang menyarahkan diri didampingi pihak keluarga. Para pelaku masing-masing, Ar (18), Fa (15), MA (20), warha Jalan Hajji Kalla II, serta No (19), Jalan Kesadaran.

“Sebelumnya anggota melalukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Unit Resmob kemudian mendatangi rumah pelaku dan meminta mereka segera menyerahkan diri,” kata Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Faktur Rahman, Sabtu (9/5/2020).

Dari tangan para pelaku pihaknya menyita sejumlah banrang bukti antaralain, uang tunai Rp223.000, 1 buah linggis dan 1 buah celengan milik korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan, para pelaku mengakui telah melakukan aksi perampokan secara bersama di rumah korban. Adapun barang berharga korban seperti kalung emas, ponsel dan kamera korban diakui telah dijual.

alterntif text

Polisi saat ini masih mengejar tiga orang lainnya yang diduga sebagai penadah barang hasil curian para pelaku.

Seperti dilansir sebelumnya, aksi perampokan dilaporkan korban ke pihak Kepolisian pada Kamis (7/5/2020).Korban mengaku kehailangan sejumlah barang berharga, seperti uang Rp20 juta dan perhiasan emas 15 gram. Tapi tak ada laporan terkait adanya korban luka dalam kejadian itu.

Dari keterangan polisi rumah tersebut dihuni 25 orang keluarga. Mereka sempat menjalani karantina di Hotel Swiss Bell setelah dinyatakan reaktif Covid-19 hasil rapid test.

Polres Panakkukang yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP. Namun ada yang berebda dalam pemeriksaan kali ini. Pihak penyidik datang menggunakan Alat Pelindunh Diri (APD) seperti masker dan baju hamzat.

“Anggota datang olah TKP memakai APD karena korban inikah juga pernah berstatus Positif Covid-19, dan proses pengambilan keterangannya pun menggunakan protokol Covid-19 “. kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Faktur Rahman, berberapa waktu lalu.

(Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending