Tahanan Kabur Polda Sulsel Terciduk Jual Sabu Bareng Istri - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Tahanan Kabur Polda Sulsel Terciduk Jual Sabu Bareng Istri

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tim Khusus Narkotika bersama Resmob Polda Sulsel menangkap seorang pria berinisal Wa yang berstatus tahanan kabur, Kamis (28/5/2020) dini hari.

Wa merupakan satu dari 15 tahanan kasus narkoba yang melarikan diri dengan cara menjebol jendela rumah tahanan Mapolda Sulsel dengan cara menjebol jendela rutan yang berada di lantai tiga pada Minggu (29/3/2020) lalu.

Wa diamankan di rumah mertuanya, bersama istrinya, Yu (22) di Kelurahan Mawang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa.

Setelah melakukan penyelidikan, tim gabungan berhasil mengetahui lokasi persembunyian Wa, sehingga petugas dengan cepat melakukan penangkapan terhadap buronan Direktorat Narkotika Polda Sulsel ini.

“Yang bersangkutan kami tangkap saat di rumah orang mertuanya di Kelurahan Mawang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Kamis dini hari tadi. Dia ini salah satu tahanan yang kabur dari Rutan Mapolda Sulsel dan dia sudah dua bulan kabur,” ucap Panit Timsus Narkoba Polda Sulsel, Iptu Andi Sardi saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar.

Saat masa pelariannya, Wa disebut kembali menjalankan bisnis haramnya dan kali ini melibatkan istrinya sebagai kurir sabu. Hal itu diketahui setelah petugas melakukan interogasi dan menemukan barang bukti 17 sachet paket sabu di lokasi persembunyiannya.

Iptu Andi Sardi menambahkan, ketika dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti dan jaringan bisnis haramnya, Wa mencoba melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan pergerakan buronan tersebut.

“Dalam pengembangan tersebut tersangka melakukan perlawanan dan mencoba kabur kemudian kami memberikan tindakan tegas,” tegasnya.

Usai menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar selanjutnya buronan tersangka narkotika bersama istrinya serta barang bukti berupa 17 sachet paket sabu diserahkan ke Mapolda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Rus)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending