Masa Belajar Di Rumah Diperpanjang Hingga 4 Juni - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Masa Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 4 Juni

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Masa perpanjangan belajar di rumah bagi siswa dan mahasiswa perguruan tinggi diperpanjang dari 30 Mei hingga 4 Juni mendatang. Perapanjangan masa belajar di rumah itu diputuskan melalui Surat Edaran Gubernur Sulsel yang diterbitkan hari ini, Jumat (29/5/2020).

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan, Heri Sumiharto mengatakan meski demikian, surat edaran tersebut hanyalah perpanjangan masa belajar saja, tapi bukan berati pada tanggal 4 Juni mendatang siswa dan mahasiswa sudah aktif kembali masuk.

“Belum masuk sekolah. Nanti tanggal 4 Juni kita liat lagi bagaimana, apakah masih ada surat edaran selanjutnya. Kan sudah tiga kali pak Gubernur buat surat edaran,” ungkap Heri pada Makassartoday.com saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2020).

Jadwalnya sendiri dikatakan masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Gubernur Sulsel, mengingat keputusan harus satu arah. Dimana jadwal masuk sendiri disebut tetap melihat kondisi grafik Covid-19, apakah sudah memungkinkan atau tidak.

Untuk itu, Heri berharap dimasa siswa dianjurkan agar belajar dari rumah tenaga pendidik seperti guru juga tetap memberikan pelajaran bagi siswanya melalui media daring dari rumahnya.

“Itu yang harus dipastikan jalan terus,” pungkasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi D, Fatma Wahyudin berharap agar Dinas Pendidikan tidak dulu membuka proses belajar tatap muka di sekolah sebab menurutnya grafik kasus positif Covid-19 masih tinggi apalagi di kota Makassar.

“Untuk pembukaan sekolah saat ini jangan dulu, kenapa saya bilang jangan dulu dibuka mengingat kurva atau grafik terhadap PSBB itu sendiri semakin naik tidak ada penurunan,” ucap Fatma saat diwawancara usai rapat.

Anggota Fraksi Demokrat itu juga menilai anak-anak masih perlu diedukasi terkait protap kesehatan yang baik, jangan sampai justru akan menjadi carier virus di lingkungan sekolah.

“Anak-anak kita ini belum terlalu mengetahui yang namanya kebersihan, apalagi kondisi sekarang ada pandemi, mereka harus jaga jarak, mereka harus pakai masker, mencuci tangan, sedangkan di sekolah itu belum ada fasilitas untuk itu,” lanjutnya.

Sekedar diketahui, dalam surat edaran gubernur disebutkan, perpanjangan masa belajar di rumah didasari adanya Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13.A tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana Wabah Penyakit Covid-19 di Indonesia serta Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan di masa darurat penyebaran Covid-19.

Surat Edaran Gubernur Sulsel Nomor : 443.2/3373/Disdik mencantumkan empat poin keputusan masing-masing:

1. Perpanjangan masa kuliah/belajar di rumah dan larangan berada di lingkungan kampus dan sekolah termasuk didalamnya asrama berstatus Boarding School dari 30 Mei hingga 4 Juni 2020.

2. Seluruh dosen, guru dan tenaga pendidikan mengikuti dan melaksanakan dengan seksama Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 tahun 2020.

3. Proses belajar di kampus dan sekolah akan diaampaikan kemudian hari dengan pemberitahuan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

4. Dosen, mahasiswa, peserta didik, pendidik dan tenaga pendidikan agar senantiasa menjaga kesehatan, kebersihan diri dan lingkungan, memperbanyak doa agar terhindar dari warbah Covid-19 serta tetap tinggal di rumah.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending