UTD PMI Makassar Kekurangan Stok Darah - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

UTD PMI Makassar Kekurangan Stok Darah

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar kekurangan stok darah. Minimnya aktivitas donor tak lain disebabkan pandemi Covid-19, terlebih sebelum dan setelah hari raya Idulfitri.

“Permintaan darah pasca lebaran ini meningkat, rata-rata ketersediaan darah untuk golongan tertentu menipis” ungkap Khudry Arsyad selaku Wakil Kepala UTD PMI Kota Makassar, Jumat (29/5/2020).

Menurutnya, pademi vCovid-19 yang masih berlangsung sekaligus dibarengi pademi demam berdarah yang terjadi di kota Makassar mengakibatkan permintaan darah meningkat.

“Saat ini, stok darah di UTD PMI Kota Makassar tersisa 400-an kantong dan itu hanya cukup untuk dua sampai tiga hari kedepan,” ucap Khudry.

Lanjut dia, rata-rata permintaan darah 250-300 kantong darah per hari di UTD PMI Kota Makassar. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk jadi pendonor aktif untuk membantu memenuhi permintaan itu.

“Kondisi saat ini, kami berharap teman-teman pendonor rutin yang sudah waktunya donor darah, untuk datang ke UTD PMI Makassar di Jalan Kandea Makassar,” kata Khudry.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI, mengatakan partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk mau mendonorkan darahnya, guna membantu memenuhi kebutuhan darah di masa pademi virus-covid-19 dan pademi demam berdarah.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk mendonorkan darahnya, silahkan datang langsung ke UTD PMI. Kami di UTD PMI sudah menjalankan protap protokol kesehatan,” kata Deng Ical, sapaan akrab Ketua PMI Kota Makassar.

Data UTD PMI Kota Makassar, idealnya stok darah yang tersedia sebanyak 600 kantong darah per hari untuk memenuhi permintaan darah dari pasien sejumlah rumah sakit di Makassar.

Olehnya itu, Deng Ical mengajak semua pihak untuk menyumbangkan darahnya guna membantu menjaga stok darah di UTD PMI Kota Makassar.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending