Layanan Disdukcapil Makassar Kembali Dibuka, Ini Syarat Pengambilan Dokumen Kependudukan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Layanan Disdukcapil Makassar Kembali Dibuka, Ini Syarat Pengambilan Dokumen Kependudukan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar sudah kembali membuka pelayanan administrasi masyarakat sejak 18 Mei kemarin. Meski begitu, warga yang akan mengajukan permohonan pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang baru, belum dapat dilayani.

Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abdy mengatakan, proses layanan administrasi kependudukan oleh pihaknya masih tetap dibatasi, mengingat Makassar masih dalam status zona merah Covid-19.

“Untuk pemohon baru belum dimungkinkan. Kami belum diberi izin untuk perekaman baru karena Makassar masih zona merah. Jadi beda kabupaten beda perlakuannya,” kata Aryati Puspasari Abdy saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2020).

Aryati menjelaskan, pelayanan saat ini masih ditujukan kepada warga yang telah melakukan proses perekaman, namun belum mendapatkan KTP-el. Begitu juga untuk pengambilan Kartu Keluarga (KK), serta Akta Kelahiran.

Adapun untuk pengambilan dokumen kependudukan dapat mendatangi Gerai Disdukcapil di Kantor PTSP, lantai 1, Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani. Namun sebelumnya warga diwajibkan mengambil nomor antrean secara online di situs www.dukcapilmakassar. co.id, setiap hari kerja, yakni Senin hingga Jumat pukul 09.00 sampai 03.00 WITA.

“Harus ambil antren online, karena kami tidak mau ada yang numpuk. Jadi antrean harus online. Batas perhari 100 antrean atau 100 orang. Pengambilan KTP-el disitu minta NIK, kemudian diupload itu Surat Keterangan (Suket). Kalau misalnya Suket-nya hilang minta surat keterangan dari polisi kemudian itu yang diupload,” jelasnya.

Sementara untuk masyarakat yang akan mencetak sendiri dokumen kependudukan melalui sistem online, kata dia, dapat dilakukan sepanjang syarat yang diajukan dapat dipenuhi oleh pemohon.

“Nanti masyarakat yang cetak sendiri, tidak usah lagi datang ke Dukcapil. Itu berlaku seluruh Indonesia. Tapi kalau berkas yang diminta tidak lengkap pasti ditolak sistem,” pungkasnya.

Aryati menambahkan, pelayanan Dukcapil secara keseluruhan baru dapat kembali normal tergantung status dan perkembangan angka kasus Covid-19 di Makassar.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending