Polda Sulsel Bentuk Satgas Khusus Telusuri Indikasi Penyelewengan Bansos - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polda Sulsel Bentuk Satgas Khusus Telusuri Indikasi Penyelewengan Bansos

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Besarnya anggaran bantuan sosial (Bansos) yang dialokasikan pemerintah dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di tegah pandemi Covid-19 dinilai Polda Sulsel rawan korupsi lantaran lemahnya pengawasan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya akan memfokuskan pengawasan pada anggaran Bansos serta bantuan dari swasta alias CSR.

“Kita akan mengawasi karena itu memang memiliki kerawanan terkait regulasinya. Segala lini mempunyai kerawanan, makanya kita tetap mengambil dari sisi yuridisnya. Kita lakukan pengawasan apabila ada penyelewengan atau indikasi permasalahan kita akan proses,” ungkap Ibrahim Tompo, Sabtu (30/5/2020).

Untuk itu, Ibrahim Tompo mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulsel membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mengawasi dan mengawal Bansos yang disalurkan ke masyarakat.

“Baru ada susunan strukturnya (Satgas). Kita akan jalan mengikut agendanya Pemda. Pak Wakapolda ditunjuk sebagai salah satu sagatgas,” jelasnya.

Lanjut, Ibrahim Tompo mengklaim pihaknya sudah mengawasi Bansos baik dalam proses pengadaan maupun dalam pendistribusian untuk memastikan apakah bantuan sudah tepat sasaran dan betul betul sampai ke masyarakat yang ditujukan.

“Jadi agenda penyalurannya itu sudah kita awasi,” jelasnya.

Baca Juga : Usul Tambahan Sembako Rp10 Miliar, Dinsos Makassar Disemprot Dewan!

Adapun warga atau lembaga yang ingin melapor terkait Bansos, Ibrahim Tompo meyampaikan pihaknya sangat terbuka.

Namun kata dia, bagi masyarakat yang ingin melapor agar betul betul disertai alat bukti yang jelas.

“Kita terbuka lebar apabila ada masyarakat atau LSM yang mengeluhkan tapi dengan dilengkapi alat bukti jagan asal-asal juga laporannya,” pungkasnya.

Di Makassar sendiri anggaran yang di berikan kepada Dinas Sosial (Dinsos) kota Makassar untuk belanja sembako nilainya cukup fastastik yaitu sekitar Rp52 milliar dalam dua kali tahap penerimaan.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending