439 Pasien Positif Di Makassar Masih Dirawat, 410 Lainnya Dinyatakan Sembuh - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

439 Pasien Positif di Makassar Masih Dirawat, 410 Lainnya Dinyatakan Sembuh

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar mengkonfirmasi data jumlah pasien positif per hari ini, Senin (1/6/2020). Tercatat masih ada 439 pasien positif yang masih menjalani perawatan, sementara 410 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Adapun data kasus positif Covid-19 di kota Makassar hingga hari ini sudah mencapai 912 kasus, termasuk di dalamnya pasien dirawat, sembuh serta 63 pasien meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 836 orang, dengan rincian 327 dirawat, 417 selesai pengawasan dan 92 meninggal dunua

Sementara total Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.408 orang, dengan rincian 150 proses pemantauan dan 1.258 selesai pemantauan.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar Naisyah Tun Azikin mengingatkan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan Covid-19 serta memperhatikan imun tubuh agar tetap sehat.

“Kuncinya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu beraktifitas berupa olahraga dan menkonsumsi minuman herbal seperti jahe untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Naisyah.

Naisyah turut menyampaikan bahwa ada beberapa kasus pasien yang telah dinyatakan sembuh dan kembali terinfeksi untuk kedua kalinya. Hanya saja ia menolak merinci jumlahnya.

“Ada beberapa kasus seperti itu di Makassar,” kata Naisyah, meski secara rinci jumlah kasus tidak dijelaskan.

Terpisah, Polres Gowa mengkonfirmasi bahwa hingga Minggu (31/5/2020) kemarin, sudah ada 203 jenazah yang dimakamkan di area khusus pemakaman Macanda Kabupaten Gowa.

Mereka yang dimakamkan sebagian besar adalah korban Covid-19 dari kota Makassar, Kabupaten Gowa serta daerah sekitarnya.

Meski begitu, tak semua jenazah yang dimakamkan di area tersebut berstatus pasien positif Covid-19. Sebagian diantaranya ada yang berstatus PDP, namun harus dimakamkan menggunakan protokoler WHO.

Kapolres Gowa saat dikonfirmasi menyampaikan, bertambahnya jumlah jenazah di Pemakaman Macanda menjadi peringatan bagi semua pihak agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Saya sangat berharap kepada warga Gowa, khususnya untuk bersama-sama mencegah penularan virus ini karena tanpa kesadaran dari kita semua maka mata rantai virus tak akan mampu kita putus. Kita harap jumlah jenazah tidak bertambah lagi,” tutur AKBP. Boy Samola.

(Isak-Haji)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending