Kendaraan Pegawai Balaikota Makassar Mulai Tempati Lahan Parkir Baru - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Kendaraan Pegawai Balaikota Makassar Mulai Tempati Lahan Parkir Baru

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Hari pertama penataan parkiran di Jalan Balaikota Makassar tertata dengan baik. Seluruh pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang menggunakan kendaraa roda empat (mobil) diarahkan untuk parkir di lahan PT Saudagar Media, yang merupakan lahan baru area parkir pegawai. Sementara roda dua (sepeda motor) parkir di samping Museum Kota.

Dirut PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar saat ditemui di Balaikota Malassar, Selasa (2/6/2020) mengatakan pada hari pertama penertiban parkir berjalan dengan baik.

“Keadannya sudah rapi, kendaraan motor sudah diarahkan ke samping museum sementara di sebelahnya (Lahan PT Saudagar Media) untuk mobil,” ungkap Irham.

Lanjut Irham menjelaskan, pelarangan parkir di sekitar Balaikota Makassar mulai dari Jalan Slamet Riyadi, Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan Gedung Balai Kota Makassar, dan di Jalan Balai Kota Sendiri.

Sementara untuk tarif retribusi parkirnya sendiri, Irham menyebut berbeda dengan tarif parkir lainnya, yaitu sekali bayar per harinya dengan menggunakan sistem manual atau karcis.

“Tarif normal, mobil Rp5 ribu dan motor Rp3 ribu. Jadi yang dibayar hanya pertama kali parkir,” ungkapnya.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Mario Said mengatakan akan menindak tegas bagi pelanggar.

Bagi pengendara yang melanggar atau nekat parkir di jalur yang dilarang akan dilakukan penggembokan. Sedangkan di dalam kawasan Balai Kota akan ditindaklanjuti oleh Satpol-PP.

“Yang jelas kita nanti menyiapkan gembok, kalau di dalam itu ranahnya Satpol pp, kalau di luar kami akan menyiapkan bersama dengan pihak kepolisian,” kata dia.

Selain itu, Mario mengaku menyiapkan sejumlah marka yang tersedia di sejumlah titik, baik di Jalan Slamat Riyadi maupun Jalan Balai Kota.

“Rambu-rambu lalu lintas, rambu dilarang Parkir dari jalan di sebagaian terkhusus di Balai Kota, kiri dan kanan jalan,” terangnya.

Adapun larangan parkir ini mengacu pada Surat Edaran (SE) dengan nomor :550/194/S.edar/Dishub/V/2020 tentang sosialisasi pengawasan dan penindakan pengaturan area parkir balaikota yang terbit pada 22 Mei lalu.

Dimana dalam surat tersebut sejumlah poin penting dikatakan bahwa bagi kendaraan roda dua diarahkan ke Museum Balaikota, sedangkan untuk jendaraan roda empat, diarahkan ke Karebosi Link dan Kanre Rong.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending